Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Covid-19 Turunkan Selera Pembeli Properti

Akibat pandemi Covid-19, sumber penghasilan masyarakat terganggu sehingga memengaruhi daya beli konsumen.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  14:14 WIB
Warga melintas di proyek pembangunan rumah bersubsidi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Abdurachman
Warga melintas di proyek pembangunan rumah bersubsidi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) perbankan akan berefek ganda pada sektor properti.

Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Daniel Djumali mengatakan bahwa sekarang ini akibat pandemi Covid-19, sumber penghasilan masyarakat terganggu sehingga memengaruhi daya beli konsumen.

"Yang tadinya menengah atas turun menjadi menengah bawah, juga yang tadinya menengah bawah turun menjadi konsumen MBR [masyarakat berpenghasilan rendah] atau rumah subsidi," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (6/8/2020).

Suku bunga acuan Bank Indonesia, lanjutnya, saat ini memang turun. Namun, perbankan belum menurunkan suku bunga kredit nonsubsidinya.

Dia menilai apabila suku bunga KPR nonsubsidi bagi masyarakat berpenghasilan menengah bawah diturunkan, hal itu akan mempunyai efek ganda meningkatkan sektor properti yang terpukul akibat pandemi Covid-19 ini.

Pihaknya tak menampik untuk suku bunga subsidi KPR MBR skema subsidi selisih bunga, konsumen MBR mendapat subsidi bunga menjadi 5 persen per tahun selama 10 tahun ke depan dan selebihnya bunga berjenjang sesuai dengan suku bunga pasar saat itu.

Namun, kata Daniel, ada faktor dominan yang lebih penting lagi, yaitu bagaimana konsumen menengah bawah dan MBR bisa memperoleh rumah dengan syarat minimal dan tidak dipersulit untuk memperoleh rumah menengah bawah yang diidam-idamkannya.

“Terlebih dengan situasi bekerja dari rumah bisa bekerja dengan nyaman sesuai protokol kesehatan di rumahnya sendiri, khususnya bagi konsumen MBR," ucap Daniel.

Oleh karena itu, kemudahan konsumen MBR memperoleh rumah, juga berpengaruh bagi arus kas pengembang menengah bawah maupun MBR.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apersi rumah bersubsidi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top