Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asosiasi Jalan Tol Indonesia Dukung Lelang Jembatan Tol Balikpapan-PPU

Proyek jembatan tol pertama di Kalimantan ini sudah melewati tahapan prakualifikasi lelang sejak tahun lalu.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  22:59 WIB
Pembangunan jalan tol Balikpapan Samarinda. Foto diambil pada Rabu (4/7/2018). - Istimewa/Jasamarga Balikpapan Samarinda
Pembangunan jalan tol Balikpapan Samarinda. Foto diambil pada Rabu (4/7/2018). - Istimewa/Jasamarga Balikpapan Samarinda

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menyatakan mendukung tahapan lelang proyek jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara. Pihaknya akan bersama-sama pemerintah untuk mendorong ketersediaan infrastruktur publik.

Sekretaris Jenderal ATI Krist Ade Sudiyono menjelaskan Indonesia masih membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam hal pembangunan infrastruktur.

"Kalau terkait proyek baru [jembatan tol Balikpapan-PPU] saya kira yang berkompeten menjawab adalah BPJT. Namun, kami siap bersama-sama pemerintah untuk mendorong ketersediaan infrastruktur publik," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (29/7/2020).

Sebelumnya PT Waskita Toll Road yang menjadi pemrakarsa proyek jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) di Kalimantan Timur, sampai saat ini masih menunggu proses lelang untuk dapat dilaksanakan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Corporate Secretary PT Waskita Toll Road Alex Siwu mengaku untuk perkembangan lelang proyek tersebut, informasinya ada di BPJT.

"Kami masih menunggu perkembangan [lelang] dari BPJT, sebaiknya hal ini ditanyakan ke sana," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (29/7/2020).

Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan tahun ini ditargetkan ada 12 ruas jalan tol yang siap lelang pada 2020, dengan total panjang 669 kilometer.

Proyek jembatan tol pertama di Kalimantan ini sudah melewati tahapan prakualifikasi lelang sejak tahun lalu. Rencananya panjang proyek akan mencapai 7,35 kilometer, dengan kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp15,35 triliun.

Sehubungan dengan adanya rencana pemindahan ibu kota negara (IKN), ruas ini juga mengalami kajian ulang terkait jaringan jalan di daerah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol asosiasi jalan tol proyek tol
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top