Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lalu Lintas Kapal Masih Tumbuh, Pelindo IV Fokus Kiriman Domestik

Direktur Utama Pelindo IV Prasetyadi mengatakan saat ini barang yang dikelolanya hanya mengelola 3 persen aktivitas lalu lintas barang internasional, sehingga tidak terlalu terdampak pandemi virus corona dan resesi global.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  17:36 WIB
Kegiatan bongkar muat perdana di Makassar New Port, Sulawesi Selatan, Kamis (10/1/2019). Pelindo IV Makassar memulai kegiatan bongkar muat di Makassar New Port (MNP) Tahap I. - ANTARA/Yusran Uccang
Kegiatan bongkar muat perdana di Makassar New Port, Sulawesi Selatan, Kamis (10/1/2019). Pelindo IV Makassar memulai kegiatan bongkar muat di Makassar New Port (MNP) Tahap I. - ANTARA/Yusran Uccang

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) atau Pelindo IV mengungkapkan pihaknya masih memperkirakan pertumbuhan arus barang di pelabuhan kelolaannya. Pasalnya, mayoritas pengirimannya domestik ke wilayah Indonesia Timur.

Direktur Utama Pelindo IV Prasetyadi mengatakan saat ini barang yang dikelolanya hanya mengelola 3 persen aktivitas lalu lintas barang internasional, sehingga tidak terlalu terdampak pandemi virus corona dan resesi global.

"Jadi di timur ini perdagangan internasionalnya hanya 3 persen, lebih kuatnya di timur konsumsi dan komoditas, konsumsi orang butuh makan, ditambah obat-obatan bantuan Covid-19 banyak ke timur juga menyebabkan kenaikan sedikit," paparnya kepada Bisnis, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut dengan mayoritas aktivitas pengiriman domestik, dia memperkirakan hingga akhir 2020 trafik kapal yang dikelola Pelindo IV mencapai 66.099 unit atau tumbuh 3 persen dibandingkan dengan 2019 sebesar 65.932 unit.

Dari sisi arus kapal mencapai 489,92 juta Gross Tonnage (GT), tumbuh 15 persen dibandingkan dengan 2020 yang mencapai 407,59 GT.

Namun, dari sisi peti kemas dia memprediksi akan terjadi perlambatan menjadi 2,065 juta TEUs dari 2019 yang mencapai 2,21 juta TEUs. Dari sisi jumlah peti kemas pun turun menjadi 1,82 juta box dari 2019 yang mencapai 1,95 juta box.

"Peti kemas ini, dari Semester I/2020 ke Semester II/2020 kecenderungan naik 3,5 persen tetapi jika dibandingkan dengan tahun lalu turun 5 persen [akibat dari pandemi]," jelasnya.

Menurutnya, penurunan ini tidak terlalu dalam karena aktivitas pengiriman logistik laut domestik kembali tumbuh lebih baik pada Semester II/2020 setelah adanya adaptasi kenormalan baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik pelindo iv
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top