Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Telur Naik Jelang Iduladha, Ini Penjelasan Kemendag

Kemendag telah berkoordinasi dengan asosiasi peternak telur ayam untuk melakukan operasi pasar mandiri.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  20:15 WIB
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Telur menjadi salah satu kebutuhan pokok yang terpantau mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.

Kementerian Perdagangan menyebutkan hal tersebut dipicu oleh aksi afkir ayam petelur yang dilakukan oleh peternak pada Juni lalu dan adanya peningkatan permintaan telur seiring disalurkannya bantuan sosial Covid-19.

"Informasi dari peternak layer mandiri, harga telur ayam ras mengalami kenaikan akibat adanya afkir yang dilakukan oleh pada Juni 2020 karena harga livebird dalam kondisi yang sedang tinggi saat itu sehingga berdampak pada pengurangan produksi telur ayam ras sampai saat ini," kata Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto kepada Bisnis, Senin (27/7/2020).

Selain itu, kenaikan harga telur juga dipengaruhi oleh permintaan telur ayam ras sebelumnya untuk bantuan sosial Covid-19 baik dari pihak pemerintah maupun pihak swasta

Meski demikian, Suhanto menjelaskan bahwa beberapa wilayah telah menghentikan penyaluran telur ayam ras untuk bansos menyusul harga di tingkat peternak sudah cukup tinggi.

Hal tersebut tercermin pada harga telur ayam ras di tingkat peternak yang saat ini berada di angka Rp21.900 per kilogram berdasarkan informasi asosiasi peternak.

"Diperkirakan, harga dan pasokan telur ayam ras akan terus terkoreksi dan kembali normal dalam waktu dekat," lanjutnya.

Sebagai langkah stabilisasi harga telur ayam ras, dia mengatakan bahwa Kemendag telah berkoordinasi dengan asosiasi peternak telur ayam untuk melakukan operasi pasar mandiri kepada masyarakat dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur telur ayam
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top