Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang TransJakarta Meninggal di Halte, Positif Covid-19?

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) belum bisa memastikan penyebab kematian penumpang di Halte Slipi Petamburan kendati tetap melaksanakan protokol Covid-19.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  17:35 WIB
Suasana didalam bus transjakarta sepi penumpang di Cibubur, Jakarta, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Suasana didalam bus transjakarta sepi penumpang di Cibubur, Jakarta, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) belum bisa memastikan penyebab salah satu penumpangnya yang meninggal dunia di Halte Slipi Petamburan usai sempat tak sadarkan diri di dalam bus.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan setelah kejadian tersebut, Halte Slipi Petamburan saat ini ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dan sterilisasi serta akan dibuka kembali setelah penanganan secara keseluruhan selesai. Hal ini guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

"Terkait penyebab meninggalnya korban tersebut, Transjakarta tidak mau berspekulasi tetapi protokol Covid-19 seperti penyemprotan disinfektan dan sterilisasi di daerah tempat kejadian tetap dilakukan," kata Nadia dalam siaran pers, Selasa (21/7/2020).

Dia menjelaskan penumpang tersebut sebelumnya sempat mendapatkan pertolongan medis. Korban ditemukan pingsan di dalam bus saat dalam perjalanan. Petugas pun sigap menurunkan pelanggan di halte untuk mendapatkan pertolongan.

Pihaknya menjelaskan petugas Layanan Halte (Plh) memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memeriksa pelanggan yang pingsan. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal.

"Jenazah dalam proses penanganan oleh pihak Dinkes untuk ditangani lebih lanjut," jelasnya.

Nadia mengimbau masyarakat khususnya pelanggan setia kami untuk secara disiplin terus bekerja sama dalam protokol kesehatan saat menggunakan layanan Transjakarta dengan mematuhi batas jarak aman, yaitu minimal satu lengan tangan antara satu pelanggan dengan pelanggan lainnya.

Dia meminta agar penumpang selalu menjaga selalu kebersihan dengan rutin mencuci tangan di air mengalir. Selain itu, mesti memastikan untuk tidak bepergian keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Apabila sangat mendesak, dan harus keluar rumah, pastikan keadaan kesehatan dalam kondisi prima.

"Karyawan dan Manajemen PT Transportasi Jakarta menyampaikan rasa duka dan ikut berbelasungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi transjakarta Virus Corona
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top