Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ASDP Mulai Operasikan Kapal Feri Lintas Pulau Madura

ASDP mulai mengoperasikan KMP Munggiyango Hulalo yang akan melayani rute Jangkar (Situbondo) - Kalianget (Sumenep) - Kangean untuk menambah konektivitas
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  15:55 WIB
Kapal ferry saat memasuki pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Kapal ferry saat memasuki pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai mengoperasikan KMP Munggiyango Hulalo di lintas Pulau Madura yang akan melayani rute Jangkar (Situbondo) - Kalianget (Sumenep) - Kangean dengan pelayaran perdana dari Pelabuhan Jangkar Situbondo mulai hari ini.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, pengoperasian KMP Munggiyango Hulalo di lintas Pulau Madura guna mendukung konektivitas antar wilayah, khususnya aksesibilitas di Pulau Madura dan kepulauan sekitarnya menuju Jawa Timur.

"Kami berharap kehadiran ASDP di lintas Pulau Madura ini dapat mendukung keberlangsungan ekonomi serta pengembangan pulau-pulau dan daerah sekitarnya," ujarnya dalam keterangan, Rabu (15/7/2020).

Pihaknya berharap geliat usaha di berbagai sektor terus meningkat, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat karena konektivitas merupakan kunci utama peningkatan ekonomi

ASDP juga melihat kebutuhan aksesibilitas masyarakat di lintas Pulau Madura terus meningkat, yang didominasi penumpang pejalan kaki dan kendaraan kecil. Ke depannya, dia berharap lintas penyeberangan Pulau Madura ini dapat menjadi tumpuan sektor logistik yang membawa muatan dari Jawa Timur ke Pulau Madura atau sebaliknya.

Mulai Rabu (15/7/2020) ini KMP Munggiyango Hulalo akan melayani rute Jangkar - Kalianget (pp), Jangkar - Kangean (pp) dan Kalianget - Kangean (pp).

Adapun, KMP Munggiyango Hulalo merupakan kapal roro milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dibangun PT Dok Bahari Nusantara berukuran 1.631 GT pada 2018. Kapal roll on-roll off (ro-ro) ini dapat mengangkut 200 penumpang dan 21 unit kendaraan campuran.

"Kami juga melihat potensi yang cukup besar di sektor logistik untuk ke depannya. Dengan naik kapal ferry, tentu kendaraan logistik dapat mengurangi beban jalan raya sehingga lebih efisien dan efektif," tuturnya lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp kapal feri
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top