Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Catat! Cara Cek Nomor Induk Berusaha bagi Pengguna Jasa Kepabeanan

Pelaku usaha di bidang ekspor - impor sering lupa apakah Nomor Induk Berusaha yang dimiliki masih berlaku atau tidak
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  09:49 WIB
Foto aerial pelabuhan peti kemas Koja di Jakarta. (25/12/2019). Bisnis - Himawan L Nugraha
Foto aerial pelabuhan peti kemas Koja di Jakarta. (25/12/2019). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Importir maupun eksportir saat akan melakukan clearance membutuhkan nomor induk berusaha atau NIB (dulunya NIK, sekarang cukup NIB).

Namun, pelaku usaha di bidang ekspor - impor juga sering lupa apakah NIB yang dimiliki masih berlaku atau tidak. Untuk melakukan pengecekan, pelaku usaha perlu memperhatikan beberapa aspek berikut ini.

Pertama, sebagaimana dijelaskan oleh keterangan resmi Bea Cukai, langkah awal yang perlu dilakukan oleh pelaku usaha adalah melihat lembar NIB Perusahaan di bagian bawah ada keterangan NIB terdaftar. Untuk importir pastikan NIB terdaftar sebagai angka pengenal impor (API) dan akses kepabeanan.

Sementara untuk eksportir perlu memastikan terdaftar sebagai TDP dan hak akses Kepabeanan. Apabila keterangannya belum, pengguna jasa bisa melakukan perubahan data NIB ke Online Single Submission.

Kedua, pengguna jasa bisa mengecek melalui situs Indonesia National Single Window (INSW), kemudian masuk ke menu tracking NIB, dan masukkan nomor NIB.

Apabila sudah muncul pastikan di kolom kategori isiannya REC CEISA.

Dalam hal kategori belum REC CEISA dan konfirmasi ke OSS untuk kirim ulang data NIB.

Ketiga, apabila sudah sesuai dengan ketentuan poin di atas, pengguna jasa kepabeanan bisa melakukan kegiatan kepabeanan. Namun, ketika melakukan kegiatan kepabeanan ada reject NIB tidak terdaftar bisa menghubungi melalui email info@customs.go.id.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor impor Bea Cukai
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top