Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PGN (PGAS) Akan Kembangkan Layanan di Kawasan Industri Sumut

PGN telah merealisasikan harga gas industri US$6 per MMBtu di wilayah Medan untuk 19 pelanggan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  18:09 WIB
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. akan mengembangkan infrastruktur dan layanan gas bumi di kawasan industri Sumatra Utara.

Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) Faris Aziz mengatakan bahwa sebagai sub-holding gas, perseroan setelah merealisasikan kebijakan penetapan harga gas sektor industri tertentu sebesar US$6/MMBtu, optimistis untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan gas bumi dalam mendukung pertumbuhan industri di berbagai wilayah.

Salah satunya adalah di wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) sebagai wilayah yang telah menerima manfaat kebijakan sesuai Kepmen ESDM 89.K/2020 pada Juni 2020.

"Wilayah Sumatra Bagian Utara adalah salah satu wilayah potensial yang dapat bertumbuh lebih cepat dengan tersedianya energi baik gas bumi dengan harga yang kompetitif, khususnya di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei yang dibangun pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah," ujarnya melalui siaran pers, Jumat (3/7/2020).

Pemberlakuan harga gas sebesar US$6 per MMBtu pada tujuh sektor industri tertentu secara proporsional, PGN telah merealisasikannya di wilayah Medan untuk 19 pelanggan. Wilayah operasi PGN area Sumbagut meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Simalungun.

Di Simalungun, PT Pertagas Niaga telah menyalurkan gas bumi ke KEK Sei Mangkei sebesar 3.600 Million British Thermal Unit (MMBtu) per hari untuk PT Unilever Oleochemical Indonesia yang menjadi konsumen gas terbesar dengan volume pemakaian sekitar 2.400 MMBtu per hari.

Di KEK Sei Mangkei, aktivitas produksi industri oleokimia mampu menghasilkan 200.000 ton per tahun produk oleokimia seperti fatty acid, surfactant, gliserin, dan coap doodle.

KEK Sei Mangkei telah terakses dengan infrastruktur gas bumi melalui pipa transmisi Belawan—Sei Mangkei sepanjang 500 km yang dioperasikan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN sumatra utara
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top