Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GoJek Tutup Permanen Layanan GoLife 27 Juli 2020

Menurut sumber, salah satu Bussiness Partner Go Life yang dikutip Bisnis menyebutkan, kabar itu disampaikan  manajemen GoLife pada seluruh Bussiness Partner hari ini, termasuk juga pada mitra. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  18:25 WIB
Logo Golife
Logo Golife

Bisnis.com, JAKARTA - Aplikasi layanan online  GoJek dikabarkan akan menghentikan permanen seluruh layanan GoLife per 27 Juli 2020 mendatang.

Menurut sumber, salah satu Bussiness Partner GoLife yang dikutip Bisnis menyebutkan, kabar itu disampaikan manajemen GoLife pada seluruh Bussiness Partner hari ini, termasuk juga pada mitra. 

Dengan keputusan itu, GoJek memutuskan untuk fokus di core bussiness yang ada di aplikasi GoJek.

Pihak manajemen, menurut sumber tersebut menegaskan keputusan menghentikan layanan GoLife sudah final untuk seluruh wilayah baik itu Jabodetabek, Bali, Surabaya, dll.

Menurutnya, dampak covid-19 pada operasional GoLife cukup besar. Alasannya, karena konsumen makin hati-hati menggunakan jasa yang berhubungan dengan fisik langsung.

"Kami alami kemunduran secara bisnis baru sebesar ini selama pandemi dan kita gak bisa perkirakan ini sampai kapan. Sehingga keputusan memang sudah final," demikian penjelasan dari manajemen.

Mereka juga menjelaskan meskipun ada aturan new normal, tapi tidak lantas bisa mengembalikan bisnis normal lagi, karena tingkat kepercayaannya menurun.

Juga, dari sisi kesehatan belum bisa dipastikan kapan selesai. Sehingga dengan pertimbangan dan kajian yang panjang keputusan itu diambil.

Mereka menegaskan sebagai kompensasi pada Bussiness Partner yang telah mengeluarkan investasi akan diganti berupa pelatihan online kepada BP dan mitra agar bisa berdikari sesuai dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati sebelumnya. Artinya, sama sekali tidak ada kompensasi berupa uang tunai.

Sedangkan untuk mitra yang aktif akan ada bantuan tunai untuk kebutuhan sehari-hari sampai dengan tanggal 26 Juli. Namun mereka tidak menyebutkan berapa nominalnya.

Mereka menjabarkan, pelatihan online yang dilakukan ke arah optimasi seperti bisnis digital. Namun lagi-lagi mereka tidak menjabarkan bentuk riil modelnya seperti apa.

Akan tetapi, mereka mencontohkan mantan-mantan BP di Kalimantan yang bikin layanan serupa dan develop aplikasi sendiri.

Hingga saat ini, pihak Gojek belum menjawab pesan singkat yang diajukan Bisnis terkait kabar tersebut.

Saat ini juga sedang beredar kabar Gojek akan melakukan pemangkasan karyawannya pekan ini juga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi Gojek
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top