Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penerimaan Bea Cukai per Mei 2020 Mulai Melambat

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), total pertumbuhan penerimaan bea dan cukai per Mei 2020 hanya 12,15 persen dibandingkan 35,12 persen pada 2019.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  10:31 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat perlambatan penerimaan bea dan cukai pada Mei 2020.

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), total pertumbuhan penerimaan bea dan cukai per Mei 2020 hanya 12,15 persen dibandingkan 35,12 persen pada 2019.

Adapun, total realisasi penerimaan Ditjen Bea dan Cukai mencapai Rp81,51 triliun atau 39,09 persen dari target APBN Perpres 54/2020.

Perlambatan dari penerimaan bea dan cukai ini disebabkan oleh kontraksi pertumbuhan penerimaan di pos penerimaan cukai dan bea masuk.

Bea masuk pada Mei 2020 mengalami kontraksi hingga -7,89 persen, meningkat dibandingkan -3,32 persen pada 2019. Alhasil penerimaannya tercatat 13,79 triliun dibandingkan Rp14,97 triliun.

Pertumbuhan penerimaan cukai dari Minuman mengandung etil alkohol juga turun sebesar -27,32 persen per Mei 2020 dibandingkan 27,79 persen pada Mei 2019. Dengan demikian, realiasi penerimaannya tercatat Rp1,79 triliun dibandingkan Rp2,46 triiun.

Adapun, kontraksi penerimaan bea keluar menurun menjadi -27,45 persen pada periode Mei 2020, dibandingkan -46,28 persen pada Mei 2019.

Dengan demikian, realisasi penerimaan bea keluar mencapai Rp1,09 triliun dari sebelumnya Rp1,50 triliun pada 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bea Cukai sri mulyani
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top