Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 11 Juta Orang

Dari 11 juta pendaftar, baru 500.000 orang yang sudah resmi menjadi peserta pada gelombang I-III.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  16:26 WIB
Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 11 Juta Orang
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak dibuka pada April 2020, pendaftar program Kartu Prakerja tercatat telah menembus angka 11 juta orang.

Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengungkapkan lebih dari 500.000 masyarakat terdaftar sebagai penerima manfaat Kartu Prakerja gelombang I hingga III.

"Total masyarakat yang mendaftar program Kartu Prakerja sekitar 11 juta orang. Sampai data terakhir, ada 360.000 peserta yang telah menuntaskan seluruh pelatihan," katanya dalam diskusi virtual, Senin (8/6/2020).

Seperti diketahui, sebanyak 224.000 orang telah diterima sebagai peserta Kartu Prakerja pada gelombang ketiga. Dengan demikian, total penerima manfaat Kartu Prakerja dari gelombang I-III mencapai 680.000 orang.

Panji mengatakan masih banyak peserta yang belum menuntaskan seluruh pelatihan dan 40.000 peserta belum menerima insentif yang diberikan oleh pemerintah.

Menurutnya, parameter keberhasilan Kartu Prakerja bukan meningkatnya jumlah penerima manfaat yang mendapat pekerjaan. Justru, lanjutnya, program tersebut dikatakan berhasil apabila penerima manfaat mendapat kemampuan (skill) baru yang dapat digunakan untuk mencari kerja di kemudian hari.

"Kita harus melihat KTP dalam konteks pandemi karena ada misi semi bansos. Ini membuat kinerja keberhasilan tidak sama seperti tahun lalu. Pencapaian penyaluran bansos dan feed back peserta menjadi penting," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari meminta maaf terkait penundaan jadwal pembukaan gelombang empat atau batch 4 kepada masyarakat.

Dia mengungkapkan pemerintah saat ini tengah melakukan review terkait keberhasilan program Kartu Prakerja Batch 1-3. Menurutnya, review tersebut perlu dilakukan agar program dapat sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Karena itu, dia meminta publik yang menunggu pembukaan gelombang IV Kartu Prakerja agar bersabar hingga ada keputusan resmi dari pemerintah.

"Mohon maaf, saya janji-janji surga. Sebelumnya kami mengatakan pembukaan batch 4 akan dilakukan setelah Lebaran, tetapi belum bisa," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu prakerja
Editor : Hadijah Alaydrus

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top