Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Idulfitri, Penumpang Kereta Api Tidak Ada Lonjakan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengklaim tidak adanya lonjakan penumpang menjelang Idulfitri hingga Jumat (22/5/2020).
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  17:02 WIB
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengklaim tidak adanya lonjakan penumpang menjelang Idulfitri hingga Jumat (22/5/2020).

VP PR Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan dari mulai doperasikannya pada 12 Mei 2020 hingga Jumat 22 Mei 2020, Kereta Luar Biasa (KLB) sudah mengangkut sebanyak 1.525 penumpang. Selain itu, total calon penumpang yang ditolak karena tidak memenuhi syarat akibat tidak lolos verifikasi oleh tim satgas gabungan berjumlah sebanyak 536 orang.

"Jadi bisa kami sampaikan, mendekati Lebaran kemarin tidak ada lonjakan pergerakan penumpang karena memang tidak ada kereta angkutan mudik. Apalagi KLB bukan merupakan angkutan lebaran," jelasnya, Minggu (24/5/2020).

Joni memerinci yang paling dominan menggunakan KLB ini adalah penumpang  dari Gambir menuju Surabaya. Sebelumnya KAI juga berencana menaikkan harga tiket perjalanan kereta api jarak jauh.

Pihaknya menuturkan penaikan tarif tiket dilakukan untuk menutup okupansi penumpang yang berkurang hingga 50 persen.

Sementara, dia menjelaskan penurunan penumpang terjadi karena pembatasan jumlah penumpang sebagai bagian dari protokol kesehatan untuk menjaga jarak (physical distancing) selama pandemi Covid-19.

Rencana tersebut juga sebagai penyesuaian dalam kondisi normal baru atau new normal di mana ketentuan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) masih tetap akan berlaku.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top