Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Covid-19, Travalal Luncurkan Virtual Reality Tourism

Travalal, marketplace dan platform untuk muslim friendly tourism meluncurkan Virtual Reality Tourism sebagai alternatif pariwisata.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  16:37 WIB
Umat Islam melakukan Tawaf keliling Ka'bah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umrah di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Jumat (3/5/2019). - ANTARA/Aji Styawan
Umat Islam melakukan Tawaf keliling Ka'bah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umrah di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Jumat (3/5/2019). - ANTARA/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA - Travalal, marketplace dan platform untuk muslim friendly tourism meluncurkan Virtual Reality Tourism sebagai alternatif pariwisata-tanpa-mobilitas.

Inisiatif ini dilakukan akibat kebijakan physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah di Indonesia yang berdampak pada berbagai sektor termasuk pariwisata.

Joyo Diharjo, Pendiri dan CEO Travalal mengatakan anjuran untuk tetap di rumah terus disosialiasikan oleh banyak pihak. Semua orang dan perusahaan pun kemudian mengalihkan kegiatan bekerja dari rumah (work from home), demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini.

"Sebagai akibatnya, kebosanan pun mulai melanda karena aktivitas hanya berada didalam rumah. Hal ini kami sadari betul, makanya kami luncurkan situs virtual.travalal.com," ujarnya, Rabu (20/5/2020).

Travalal, tambah Joyo, mencoba mengurangi kebosanan masyarakat dengan meluncurkan program virtual tour menggunakan teknologi video 360° dan live tour menggunakan aplikasi video conference.

Masyarakat tak perlu khawatir lagi, karena travalal menyediakan berbagai macam pilihan destinasi wisata mancanegara maupun wisata nusantara. Selain itu, travalal juga mencantumkan wisata religi yaitu virtual umrah.

“Kami berharap dengan virtual reality tourism ini, para pelaku industri pariwisata dapat memiliki potensi pekerjaan dan penghasilan baru sebagai penyelenggara wisata virtual. Kami tidak ingin berdiam diri tanpa solusi," ujarnya.

Pihaknya pun siap memberikan pelatihan bagi mereka. Nantinya, setelah terlatih, travalal akan ikut membantu memasarkan jasa mereka.

Sementara itu, Gunawan Surbakti, Founder Forum Halal Tourism menyambut baik inovasi virtual tourism yang digagas Travalal. “Saya rasa inisiatif ini sangat inovatif. Kami juga berharap dengan konsep virtual tourism ini, pekerja industri pariwisata terutama para pemandu wisata dapat membuka penghasilan baru " ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top