Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Entitas Triputra Group Ekspor Jagung ke Filipina

SAN sebagai off-taker jagung nasional merupakan perusahaan patungan antara PT Seger Ayom Andharbehi (SAA) dengan PT Sumber Energi Pangan (SEP). SEP merupakan merupakan salah satu anak perusahaan Triputra Group yang bergerak di bidang komoditas pangan.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 17 Mei 2020  |  09:36 WIB
Acara pelepasan ekspor jagung SAN ke Filipina di pelabuhan Badas, NTB yang dihadiri antara lain oleh Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah (kedua kiri), Kepala Stasiun Karantina Pertanian I Sumbawa drh. Ida Bagus Putu Raka Ariana (kiri), Kepala KSOP Pelabuhan Badas H. Anwar S. Sos (ketiga kiri), Manajer Operasional SAN Cabang Sumbawa Ferry Setiawan Sutrisno (kanan). Istimewa
Acara pelepasan ekspor jagung SAN ke Filipina di pelabuhan Badas, NTB yang dihadiri antara lain oleh Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah (kedua kiri), Kepala Stasiun Karantina Pertanian I Sumbawa drh. Ida Bagus Putu Raka Ariana (kiri), Kepala KSOP Pelabuhan Badas H. Anwar S. Sos (ketiga kiri), Manajer Operasional SAN Cabang Sumbawa Ferry Setiawan Sutrisno (kanan). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Seger Agro Nusantara (SAN), sebagai off-taker jagung nasional, bersama Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan ekspor jagung ke Filipina.

Direktur Utama SAN Santoso Leksono Widodo mengatakan langkah untuk melakukan ekspor jagung ini merupakan salah satu solusi agar hasil jagung petani bisa terus terserap.

“Pabrik pakan ternak dalam negeri dan peternak mandiri menjadi prioritas utama yang dilayani oleh SAN, namun saat ini sedang menurun permintaannya,” paparnya dalam keterangan resmi, Sabtu (16/5/2020).

Menurutnya, wabah Covid-19 menurunkan permintaan jagung nasional karena lesunya penyerapan pakan ternak nasional yang cukup besar.

Hal ini bisa dipahami, karena banyak hotel, restoran, katering yang berkurang operasionalnya atau tidak beroperasi sama sekali (tutup), sehingga permintaan telur dan daging ayam juga turun signifikan.

SAN melakukan ekspor jagung dari Sumbawa (NTB) ke Filipina sejumlah sekitar 13.500 ton, yang diberangkatkan melalui Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB, pada Jumat (15/5/2020)

Pelepasan ekspor jagung ini disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Mahmud Abdullah, Kepala Stasiun Karantina Pertanian I Sumbawa Ida Bagus Putu Raka Ariana, Kepala KSOP Pelabuhan Badas Anwar, Manajer Operasional SAN Cabang Sumbawa Ferry Setiawan Sutrisno.

Turut menyaksikan pelepasan ekspor tersebut secara daring melalui video telekonferensi dari Kementerian Pertanian antara lain Sekretaris Badan Karantina Pertanian A. M. Adnan, Direktur Serelia Bambang Sugiharto, Direktur Pengolahan & Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani. Selanjutnya, dari perusahaan ialah Direktur Utama SAN Santoso Leksono Widodo, dan Direktur Utama PT Sumber Energi Pangan (SEP) Sandy Setiawan Lewi.

Santoso menambahkan SAN mempunyai komitmen untuk menyerap hasil jagung petani semaksimal mungkin, dengan memprioritaskan pasar dalam negeri. Namun, jika ada hasil jagung petani yang tidak terserap pasar dalam negeri, jagung tersebut akan diekspor.

“Walaupun memang tidak mudah untuk mendapatkan pasar ekspor di tengah situasi pandemi COVID-19 yang melanda hampir di seluruh negara-negara di dunia,” imbuhnya.

SAN sebagai off-taker jagung nasional merupakan perusahaan patungan antara PT Seger Ayom Andharbehi (SAA) dengan PT Sumber Energi Pangan (SEP). SEP merupakan merupakan salah satu anak perusahaan Triputra Group yang bergerak di bidang komoditas pangan.

Direktur Utama SEP Sandy Setiawan Lewi mengatakan bahwa di saat situasi Covid-19 yang melanda Indonesia, keluarga besar Triputra Group secara aktif membantu masyarakat yang terdampak wabah tersebut, termasuk petani jagung mitra di beberapa daerah.

Sandy juga menegaskan bahwa SAN akan selalu berusaha untuk mencari solusi atas masalah penyerapan jagung nasional di tengah wabah Covid 19, dengan cara mencari pasar baru dalam dan luar negeri, agar jagung petani bisa terus terserap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor jagung triputra
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top