Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kala Hotel Berubah Fungsi Menjadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Selain menjadi lokasi pusat karantina, hotel-hotel di Asia Pasifik juga berkontribusi membantu para pekerja di bidang kesehatan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 April 2020  |  13:27 WIB
Penampakan hotel Patra Jasa Jakarta serta menjadikan Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ) sebagai Rumah sakit khusus rujukan pasien Covid-19. - Istimewa / Pertamina
Penampakan hotel Patra Jasa Jakarta serta menjadikan Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ) sebagai Rumah sakit khusus rujukan pasien Covid-19. - Istimewa / Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor perhotelan di seluruh dunia menjadi salah satu sektor yang terhantam paling hebat di tengah pandemi Covid-19. Namun, hotel-hotel di Asia Pasifik ternyata masih mempunyai peluang untuk menjadi hunian bagi penduduk lokal yang perlu isolasi minimal 14 hari.

Pemerintah di seluruh Asia Pasifik telah memperketat masa karantinanya, begitu pula di Indonesia, yang baru saja menerapkan larangan untuk pulang kampung. Hal ini membuat mereka yang harus tinggal di satu lokasi sebelum pulang ke rumah masing-masing. Salah satu yang banyak menjadi tujuan adalah hotel.

Di Singapura, dilaporkan bahwa pemerintahnya sudah memesan 7.500 kamar hotel dari beragam pengelola seperti Accor dan Intercontinental Hotel Group untuk merumahkan para penduduk yang baru kembali dari luar negeri.

Hal yang sama terjadi di Australia yang pemerintahnya merumahkan para penduduk yang baru kembali ke Negeri Kanguru ke beberapa hotel untuk menahan penyebaran wabah. Sementara itu, di Hong Kong “Paket Karantina” ditawarkan bagi pelajar, penduduk, dan ekspatriat yang baru kembali untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

“Dengan menurunnya permintaan dari pendatang internasional, operator hotel harus lebih terbuka dan mempertimbangkan seluruh potensi bisnis yang ada. Setiap hal yang memungkinkan membawa pundi-pundi harus dilakukan demi menjaga bisnis agar tetap bisa berjalan,” ungkap Sashi Rajan, Senior Vice President of Advisory JLL Hotels Asia Pacific melalui siaran pers, Sabtu (25/4/2020).

Selain menjadi lokasi pusat karantina, hotel-hotel di Asia Pasifik juga berkontribusi membantu para pekerja di bidang kesehatan.

Hotel bujet murah seperti OYO Group bekerja sama dengan Pemerintah India dan Thailand untuk memberi kamar gratis atau diskon bagi para pekerja kesehatan, sedangkan di Filipina, Sri Lanka, dan Jakarta juga akan segera melakukan hal serupa.

Kemudian di Australia, Pemerintah Negara Bagian Victoria telah meluncurkan program Hotels for Heroes (Hotel untuk Para Pahlawan) yang diperuntukkan bagi petugas dan pelajar di bidang kesehatan sehingga mereka bisa mengisolasi diri secara gratis di hotel dan mencegah penularan ke keluarganya di rumah.

“Langkah ini berharga sekali. Di saat yang tak terduga seperti ini, perlu sekali adanya solidaritas. Langkah itu juga menjadi penyambung hidup bagi industri hotel,” sambung Rajan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top