Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPKN Dukung Larangan Mudik, Masyarakat Jadi Garda Terdepan

Sekarang ini orang suka salah anggap bahwa garda terdepan dari penyelesaian Covid-19 adalah para dokter dan tenaga medis.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 April 2020  |  14:51 WIB
Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di area pemberangkatan terminal Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Calon penumpang berjalan menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di area pemberangkatan terminal Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menilai garda terdepan dalam menghadapi Covid-19 adalah masyarakat umum, sehingga larangan mudik sudah tepat untuk dilakukan.

Koordinator Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN Arief Safari mendukung pelarangan resmi mudik dari pemerintah karena dapat memutus rantai penularan wabah virus corona.

"Saya rasa larangan mudik betul-betul relevan. Jadi larangan mudik bisa memutus rantai penularan virus lebih lanjut," kata Arief, Rabu (22/4/2020).

Dia menilai sekarang ini orang suka salah anggap bahwa garda terdepan dari penyelesaian Covid-19 adalah para dokter dan tenaga medis. Padahal, garda pertahanan terdepan adalah masyarakat karena mereka sebagai risk taking unit.

Masyarakat, lanjutnya, sebagai garda pertahanan lini pertama harus taat azas, melakukan pembatasan sosial dan fisik, rajin mencuci tangan, menggunakan masker. Hal tersebut adalah upaya-upaya sebagai pertahanan terdepannya.

Menurut Arief, garda pertahanan terdepan kedua dalam menghadapi Covid-19 barulah komunitas, perumahan, RT/RW. Adapun, garda pertahanan ketiganya adalah tenaga kesehatan.

"Kalau tenaga kesehatan ini dijadikan garda pertahanan pertama sekaligus paling depan, maka babak belur Indonesia dalam melawan Covid-19. Kondisinya bisa terjadi seperti di Amerika Serikat, Italia, Inggris dan Spanyol," ujarnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang seluruh masyarakat Indonesia mudik ke kampung halaman untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran 2020

Sumber : Antara

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top