Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Covid-19, Ini Protokol Logistik via Laut

Upaya pengendalian dilakukan oleh operator sarana transportasi, pengelola operasional angkutan, serta pengirim dan pemilik.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 16 April 2020  |  14:09 WIB
Cegah Covid-19, Ini Protokol Logistik via Laut
Sebuah truk menunggu muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah mengatur protokol pencegahan Covid-19 khusus angkutan logistik atau barang menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan No. 18/2020.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Wisnu mengatakan upaya pengendalian dilakukan oleh operator sarana transportasi, pengelola operasional angkutan, serta pengirim dan pemilik.

"Pengelola operasional angkutan harus melakukan pengawasan dan memastikan distribusi angkutan logistik yang terdiri dari bahan pokok, medis, kesehatan dan sanitasi tidak terhambat," kata Wisnu dalam siaran pers, Kamis (16/4/2020).

Dia menambahkan selain itu, kapal angkutan perintis diizinkan beroperasi untuk mengangkut logistik dukungan penanganan dan pencegahan Covid-19 serta bahan kebutuhan pokok, barang penting, dan esensial. Selanjutnya, pada daerah yang ditetapkan sebagai PSBB, kapal penumpang dapat diizinkan untuk mengangkut kargo apabila terdapat keterbatasan jumlah kapal kargo yang memasuki daerah tersebut, sehingga harus menggunakan kapal penumpang.

Pihaknya menuturkan kapal penumpang dapat mengangkut kargo apabila digunakan untuk mengangkut logistik dukungan penanganan dan pencegahan Covid-19, serta bahan kebutuhan pokok, barang penting dan esensial, dengan tentunya tetap memperhatikan keamanan dan stabilitas kapal.

Selain itu, daerah yang ditetapkan sebagai PSBB juga dapat melakukan pembatasan pengoperasian pelabuhan dengan ketentuan, antara lain melakukan bongkar muat logistik dukungan penanganan Covid-19 serta barang kebutuhan pokok, barang penting dan esensial, dan juga mengurangi kepadatan pergerakan orang.

“Adapun kegiatan operasi kapal, stevedoring, cargodoring, dan delivery tetap diizinkan dilaksanakan dengan menerapkan physical distancing,” tekannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub logistik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top