Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendaftar Program Kartu Prakerja Nyaris Tembus 3 Juta Orang

Per Senin (13/4/2020), pendaftar Kartu Prakerja tercatat telah mencapai sebanyak 2.956.000 orang.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 14 April 2020  |  10:18 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Pendaftar Program Kartu Prakerja nyaris menembus angka 3 juta hanya dalam 3 hari setelah pendaftaran resmi dibuka pada Sabtu (11/4/2020).

Per Senin (13/4/2020), pendaftar Kartu Prakerja tercatat telah mencapai sebanyak 2.956.000 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 578.000 pendaftar telah menyelesaikan proses pendaftaran.

Asal tahu saja, pendaftaran Program Kartu Prakerja gelombang pertama ini akan berakhir pada Kamis (16/4/2020) pukul 16.00 WIB.

Hingga akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dengan total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun, jumlah peserta yang ikut bisa mencapai 5,6 juta orang.

Besaran bantuan pelatihan dan insentif yang diterima oleh masing-masing peserta adalah sebesar Rp3.550.000.

Penerimaan peserta gelombang pertama akan disampaikan pada hari Jumat 17 April 2020, dan pelatihan dapat digunakan di mitra platform mulai Sabtu 18 April 2020.

Sementara pelatihan offline atau tatap muka bisa dilakukan setelah dievaluasi dari aspek keamanan dan pemenuhan standar kesehatan.

Bagi yang belum mendaftar, Bisnis.com merangkum langkah-langkah mudah untuk mendaftar Kartu Prakerja melalui situs resmi www.prakerja.go.id.

Pertama, buat akun prakerja dengan mengklik tombol masuk dan pilih menu daftar sekarang. Kemudian masukkan nama lengkap, alamat e-mail, serta kata sandi baru.

Langkah selanjutnya cek e-mail dari Kartu Prakerja dan ikuti petunjuk konfirmasi akun e-mail Anda. Setelah konfirmasi akun e-mail berhasil, kembali ke situs Kartu Prakerja.

Kedua, Anda harus mengisi data diri. Caranya masuk ke akun dengan alamat e-mail dan kata sandi baru Anda yang telah terverfikasi.

Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir, lalu klik 'Berikutnya'. Kali ini, Anda harus mengisi data lengkap a.l. nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, penddikan, status keberkerjaan, foto KPT dan foto selfie dengan KTP Anda.

Setelah selesai, klik 'Berikutnya'. Selanjutnya, Anda harus memasukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirim melalui SMS.

Ketiga adalah tahapan tes. Di tahapan ini, Anda harus mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit.

Siapkan alat tulis dan kertas bila perlu. Setelah menyelesaikan tes, silakan tunggu e-mail pemberitahuan dari Kartu Prakerja.

Jika sudah mendapatkan e-mail, silakan kembali ke situ dan gabung gelombang pendaftaran. Untuk informasi lebih lanjut soal Kartu Prakerja, silakan menghubungi nomor layanan masyarakat 021-25541246. Jam operasional, Senin sampai Jumat pukul 08.00 - 19.00 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenko perekonomian kartu prakerja
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top