Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang Rute Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Anjlok 117 Persen

Dari 1.025.098 penumpang pada Maret 2019 menjadi 473.312 penumpang pada Maret 2020. Terdapat selisih sejumlah 552.786 jiwa, atau turun senilai 117 persen.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 08 April 2020  |  06:46 WIB
Layanan online customer service di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. - ANTARA/Dokumentasi Bandara Ngurah Rai
Layanan online customer service di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. - ANTARA/Dokumentasi Bandara Ngurah Rai

Bisnis.com, DENPASAR – Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai mencatat terjadi penurunan penumpang dari rute internasional.

Dari 1.025.098 penumpang pada Maret 2019 menjadi 473.312 penumpang pada Maret 2020. Terdapat selisih sejumlah 552.786 jiwa, atau turun senilai 117 persen.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Herry A.Y. Sikado mengatakan penurunan tersebut dikarenakan beberapa faktor, yakni karena aturan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah terhadap penumpang dengan kondisi tertentu, penerapan kebijakan karantina wilayah dari pemerintah beberapa negara, serta penghentian sementara operasional penerbangan rute tertentu.

“Saat ini banyak sektor di dunia yang terdampak dari pandemi virus corona. Salah satu yang terkena dampak yang cukup signifikan adalah di sektor penerbangan," katanya melalui siaran pers, Selasa (7/4/2020).

Herry menjelasankan berdasarkan pencatatan trafik pada Maret 2020, penumpang yang terlayani adalah sejumlah 985.921 jiwa, dengan diangkut melalui 9.231 pesawat udara. Sedangkan pada Maret 2019, tercatat 1.793.875 penumpang dan 12.167 pergerakan pesawat udara terlayani oleh bandar udara.

“Pada Maret 2020 ini, kami mencatat terdapat penurunan penumpang dan pergerakan pesawat yang cukup drastis. Penumpang dan pergerakan pesawat masing-masing mengalami penurunan sebesar 82 persen  dan 32 persen jika dibandingkan dengan Maret 2019,” jelas Herry.

Lebih lanjut, untuk pencatatan pergerakan pesawat udara pada Maret 2020, dengan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 3.547 untuk rute internasional dan 5.687 pergerakan untuk rute domestik, maka terdapat penurunan sebesar 63 persen untuk rute internasional dan 12 persen untuk rute domestik jika dibandingkan dengan pencatatan pada Maret 2019.

Di sisi lain, Herry menuturkan pada Januari-Maret 2020 ini, pihaknya mencatat telah melayani sebanyak 34 ribu pergerakan pesawat udara serta 4,7 juta penumpang selama periode Januari hingga Maret 2020.

Dari data tersebut, imbuhnya, terdapat selisih sebanyak 730.193 penumpang dan 1.922 pergerakan pesawat, atau turun masing-masing sebesar 16 persen untuk pergerakan penumpang dan 5,6 persen untuk pergerakan pesawat udara.

"Penurunan yang cukup tajam, terutama diakibatkan oleh pandemic global COVID-19," tegas Herry.

Meskipun hampir seluruh bandar udara di dunia turut mengalami penurunan jumlah pergerakan penumpang dan pesawat udara. Herry menegaskan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tetap bertekad untuk memberi pelayanan terbaik terhadap pengguna jasa bandar udara terlepas dari jumlah penumpangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan bandara ngurah rai Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top