Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dibayangi PSBB, Jaya Real Property Lanjutkan Konstruksi Proyek

Pengerjaan proyek terus dilakukan pada produk residensial dan apartemen, sedangkan pembangunan mal dihentikan untuk sementara waktu.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 08 April 2020  |  14:24 WIB
Silk Town Apartemen milik PT Jaya Real Properti Tbk - Istimewa
Silk Town Apartemen milik PT Jaya Real Properti Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jaya Real Property Tbk. memutuskan untuk terus melanjutkan proses konstruksi proyek di tengah wabah virus corona jenis baru atau Covod-19.

Pengerjaan proyek terus dilakukan pada produk residensial dan apartemen, sedangkan pembangunan mal dihentikan untuk sementara waktu.

"Kegiatan pembangunan [saat ini] kami fokuskan pada rumah atau apartemen yang sudah kami janjikan ke konsumen," ujar General Manager Property Development Jaya Real Properti Arum Prasasti kepada Bisnis, Rabu (8/4/2020).

Dia mengatakan bahwa pengerjaan kontruksi tersebut akan tetap mengedepankan protokol pencegahan Covid-19 yang sudah ditentukan Ditjen Bina Marga Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Adapun, proyek yang masih berjalan tersebut adalah pengembangan Bintaro Jaya, Graha Raya, Puri Jaya Pasar Kemis, Jaya Imperial Park, dan Serpong Jaya. Semua pengembangan tersebut berada di Tangerang, Banten.

Menurut Arum, pada produk perumahan tersebut pihaknya terus melakukan serah terima kunci ke konsumen setiap bulan. Sserah terima kunci menara B apartemen Emerald Bintaro direncanakan pada Agustus mendatang, sedangkan satu menara lagi masih dalam proyek pengerjaan.

Adapun, terkait penundaan sementara konstruksi proyek mixed-use Bintaro Jaya Xchange Mall 2 di kawasan CBD Bintaro, Tangerang Selatan, telah dilakukan sejak 2 minggu lalu.

Dia menjelaskan bahwa Tangerang Selatan juga kemungkinan akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyusul DKi Jakarta yang akan mulai efektif per Jumat (10/4/2020). Kasus positif Covid-19 Tangsel tertinggi se-Tangerang Raya.

Namun, sebelum adanya wacana PSBB pun pihaknya pun telah mengikuti imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah sejak Rabu (18/3/2020) dan penutupan sementara operasional mal di Tangerang kecuali pasar swalayan dan apotek.

"[Sementara dalam mitigasi dampak Covid-19] kami melakukan penghematan overhead kantor. Secara keuangan, kami bisa dikatakan lebih beruntung karena enggak berutang," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top