Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jual Masker Mahal, Tokopedia Tutup Akun Ribuan Pedagang

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Tokopedia disebutkan jika mereka menanggapi harga tidak wajar atas produk kesehatan maupun kebutuhan pokok lain sebagai dampak dari COVID-19,
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  09:05 WIB
Tokopedia Center - istimewa
Tokopedia Center - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tokopedia menyatakan telah menutup ribuan akun pedagang alat kesehatan terutama masker yang menjual dengan harga tinggi.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Tokopedia disebutkan jika mereka menanggapi harga tidak wajar atas produk kesehatan maupun kebutuhan pokok lain sebagai dampak dari COVID-19, Tokopedia telah menutup permanen ribuan toko online dan melarang tayang puluhan ribu produk yang terbukti melanggar.

Menurut VP of Corporate Communcations Tokopedia, Nuraini Razak, Tokopedia juga memotong biaya layanan 100% untuk penjual di kategori produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain. Selain lewat edukasi, langkah ini dinilai dapat mendorong penjual selalu memastikan ketersediaan produk, juga menjaga harga tetap stabil.

Mengingat belanja online dapat menjadi alternatif mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal terus beroperasi secara online.

Seperti diketahui, harga masker di pasaran online naik hingga 10 kali lipatnya. Banyak penjual menjajakan dagangan hingga Rp450.000 per pak. Padahal, normalnya harga masker hanya Rp30.000 per pak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokopedia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top