Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Corona, Mudik Bareng BUMN Tahun Ini Dipastikan Batal

Jasa Raharja selaku Kepala Satgas Mudik Bareng BUMN pada tahun ini memastikan bahwa penyelenggaraan agenda tahunan ini dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  11:41 WIB
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kegiatan Mudik Bareng BUMN resmi dibatalkan guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. BUMN yang menjadi Kepala Satuan Tugas (Satgas) akan segera mengumumkan pembatalan kepada para pemudik yang sudah sempat mendaftar.


Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo Slamet menuturkan memang pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai pembatalan kegiatan Mudik Bareng BUMN yang biasa diselenggaran setiap tahun. Pada 2020, Jasa Raharja ditunjuk sebagai Kepala Satgas kegiatan tersebut.

 
"Sebagaimana informasi yang kami dapatkan terkait pembatalan giat Mudik Bareng BUMN, kami selaku Ketua Satgas akan melakukan pemberitahuan kepada para calon pemudik yang sudah mendaftar atas pembatalan yang ada," kata Budi kepada Bisnis, Senin (23/3/2020).


Dia menegaskan pilihan membatalkan agenda tahunan ini dengan pertimbangan bahwa saat ini pemerintah harus mengurangi mobilitas masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19. Pasalnya, penyebaran virus tersebut terjadi melalui kontak langsung antarmanusia.


Sementara itu, Mudik Bareng BUMN merupakan agenda yang mengumpulkan ribuan massa dalam waktu bersamaan. Pengumpulan massa ini berpotensi menjadi titik penyebaran virus tersebut, belum lagi masyarakat yang mudik bepergian ke daerahnya masing-masing yang berpotensi membuat daerah persebaran Covid-19 semakin luas.


Keputusan pembatalan kegiatan mudik bersama juga sejalan dengan keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) yang memperpanjang status keadaan tertentu darurat bencana wabah akibat virus Corona (Covid-19).


Dalam surat keputusan bernomor 13.A Tahun 2020, Kepala BNPB Doni Monardo memperpanjang keadaan darurat ini dari 29 Februari sampai dengan 29 Mei 2020. Adapun, prediksi Lebaran 2020 jatuh pada 24 - 25 Mei 2020 dan masih di dalam periode darurat tersebut.


Dalam Keputusan ini disebutkan pemberlakuan perpanjangan karena penyebaran virus semakin meluas dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda, dampak psikologis pada masyarakat, serta mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Mudik Lebaran Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top