Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jadi RS Darurat, Perbaikan Wisma Atlet Telan Biaya Rp6 Miliar

Biaya tersebut itu masih estimasi awal sebab seluruh biaya pengadaan dan perbaikan Wisma Atlet masih dalam penghitungan oleh pemerintah.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  15:55 WIB
Sejumlah sarana dan prasarana rumah sakit darurat penanganan Covid-19 sudah disiapkan di Wisma Atlet Jakarta, Minggu (22/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Sejumlah sarana dan prasarana rumah sakit darurat penanganan Covid-19 sudah disiapkan di Wisma Atlet Jakarta, Minggu (22/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah tengah memaksimalkan penggunaan aset negara yang ada dalam penanganan virus corona atau (Covid-19).

Salah satunya dengan menjadikan Wisma Atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat untuk penanganan virus corona.

Dalam pembenahannya menjadi rumah sakit darurat, gedung yang merupakan aset Kementerian Sekretariat Negara dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut disebut menelan biaya hampir Rp6 miliar.

“Per gedungnya biayanya Rp1 miliar - Rp1,5 miliar,” kata Khalawi Abdul Hamid, Diretur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR saat ditemui usai konferensi pers di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Namun, biaya tersebut belum hitungan final. Saat ini seluruh biaya pengadaan dan perbaikan Wisma Atlet masih dalam penghitungan oleh pemerintah terkait. Adapun, dari 10 gedung, yang digunakan untuk penanganan Covid-19 sebanyak 4 gedung.

Untuk menjadi rumah sakit darurat, terdapat tiga tahap pekerjaan yang harus dilalui, yakni pembersihan, penyemprotan desinfektan dan perbaikan. Saat ini, seluruh pengerjaannya sudah mencapai 100 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menambahkan bahwa saat ini yang perlu dilakukan tinggal instalasi alat-alat kesehatan dan gladi resik agar mulai Senin (23/3/2020) rumah sakit darurat sudah bisa dipakai.

“Intinya, berapa hitungan penggunaan biayanya itu nomor dua, dana DIPA [daftar isian pelaksanaan anggaran] kami semua bisa dipakai, sudah ada inpresnya bagaimana mengalihkan seluruh dana untuk menanggulangi wabah virus ini,” tegas Basuki.

Rumah sakit darurat Wisma Atlet dikerjakan secara efektif selama tiga hari. Penggarapannya bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkaitan dengan perbaikan fasilitas dan pengadaan alat kesehatan.

“Pengerjaan konstruksi juga dikerjakan oleh sejumlah vendor BUMN, ada Wika, Karya, Adhi Karya, PP, dan Brantas Abipraya,” kata Basuki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Kementerian PUPR
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top