Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Ditangguhkan, Luhut Pastikan Proyek Kereta Cepat Lancar

Proyek yang dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC sempat ditangguhkan selama dua pekan, sejak 2 Maret 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  18:02 WIB
Ketua BPK Agung Firman Sampurna (kiri) berbincang dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan disela-sela 'Entry Meeting' Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian di Auditoriat Utama Keuangan Negara (AKN) IV di Kantor BPK, Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat
Ketua BPK Agung Firman Sampurna (kiri) berbincang dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan disela-sela 'Entry Meeting' Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian di Auditoriat Utama Keuangan Negara (AKN) IV di Kantor BPK, Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan memastikan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung masih sesuai rencana dan akan mulai beroperasi pada 2021.

"Kereta cepat masih on schedule," ujar Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Pandjaitan seperti dilansir dari Tempo, Selasa (17/3/2020).

Sebelumnya, proyek yang dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC ditangguhkan selama dua pekan, sejak 2 Maret 2020. Penangguhan terpaksa dilakukan karena menimbulkan banyak permasalahan.

Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR dalam suratnya meminta proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara, karena proyek tersebut dianggap berdampak pada layanan Tol Jakarta-Cikampek.

Adapun, enam catatan yang dimaksud yaitu pembangunan proyek kurang memerhatikan kelancaran akses masuk dan keluar jalan tol; mengganggu drainase; kebersihan jalan, dan keselamatan pengguna jalan tol; serta menimbulkan genangan air.

Selain itu, proyek berisiko menimbulkan kemacetan dan menggangu kelancaran logistik; adanya pembangunan pilar LRT tanpa izin; hingga pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) belum dilakukan sesuai aturan.

Di sisi lain, Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra telah mempersiapkan langkah-langkah untuk menindaklanjuti catatan dari Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR agar penyelesaian bisa tepat waktu. Selain itu, telah melakukan menertibkan kontraktor dalam penggunaan bukaan maupun akses kerja di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Kereta Cepat

Sumber : Tempo.co

Editor : Rio Sandy Pradana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top