Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow, Calon Ibu Kota Negara Punya Banyak Lubang Bekas Tambang

Ada ratusan liang bekas tambang batu bara yang tersebar di kawasan calon Ibu Kota Negara. Dalam perencanaan, lubang ini akan dihijaukan kembali.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  04:24 WIB
Konsep Ibu Kota Negara. - Antara
Konsep Ibu Kota Negara. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bahwa ratusan lobang bekas tambang di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) akan ditimbun atau direklamasi dan kemudian ditanami tanaman.

Direktur Jenderal Cipta Karya Danis Sumadilaga mengatakan bahwa di IKN akan dibangun lima waduk sebagai sumber air baku di IKN dan air permukaan sungai Mahakam dan tidak memanfaatkan lubang tambang sebagai penampungan air.

"Akan ada reklamasi dan rehabilitasi terhadap liang bekas tambang karena kita tidak rencana menggunakannya sebagai tempat penampungan air. Bahkan, KLHK [Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan] sedang menyiapkan area pembibitan sekitar 100 hektare," katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Senada, dalam seminar terkait IKN beberapa waktu lalu, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mengkritisi penanganan ratusan lubang bekas tambang batu bara yang tersebar di kawasan calon Ibu Kota Negara.

Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Walhi, Zenzi Suhadi mengatakan bahwa selain menangani lubang bekas tambang, pemerintah juga harus memperhatikan penanganan konsorsium pengusaha tambang secara tepat.

"Dalam catatan kami, terdapat 141 izin tambang aktif dan sekarang beroperasi. Kalau pemerintah tidak menyiapkan skenario penanganannya maka bisa jadi kita menutup 109 lubang tetapi nanti akan muncul lobang-lobang baru dari 141 izin tambang tersebut," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan tambang Ibu Kota Dipindah
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top