Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Marga Incar Pendapatan Tambahan dari Pengembangan Tol Japek Selatan

Pengembangan kawasan di koridor jalan tol tersebut dapat menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan perseroan.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  21:52 WIB
Ilustrasi - Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek Elevated. - Bisnis/Jasa Marga
Ilustrasi - Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek Elevated. - Bisnis/Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembangan kawasan di  salah satu jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga, yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan lain perusahaan.

Seperti diketahui, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menandatangani kesepakatan kerja sama dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) dengan PT Sentraloka Adyabuana untuk pengembangan kawasan di koridor salah satu jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga, yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Gedung Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo mengatakan bahwa pengembangan kawasan merupakan bagian dari misi perusahaan.

Adrian juga berharap, pengembangan kawasan di koridor jalan tol dapat menjadi pengungkit bangkitan lalu lintas serta dapat menjadi revenue stream lainnya.

"Kami sadar memiliki pengalaman di jalan tol. Tetapi untuk bisnis pengembangan kawasan, kami perlu belajar dari perusahaan yang memang sudah lebih berpengalaman dalam Pengembangan Kawasan seperti PT Sentraloka Adyabuana. Selain itu, yang paling utama adalah mereka juga telah memiliki lahan disekitar koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan," jelas Adrian, melalui keterangan tertulisnya kepada Bisnis, Kamis (27/2/2020).

Jasa Marga terus mengembangkan usaha non jalan tol melalui pengembangan bisnis pada koridor jalan tol untuk meningkatkan nilai tambah bagi stakeholder, seperti pengembangan kawasan pada koridor jalan tol atau pemanfaatan daerah ruang milik jalan tol.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengapresiasi inisiasi kerja sama pengembangan koridor jalan tol yang merupakan wujud nyata tantangan baru investasi jalan tol, ditambah saat ini Jasa Marga juga telah membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.

"Kita sudah mulai punya tantangan baru untuk meningkatkan investasi di jalan tol. Untuk itulah, Jasa Marga juga perlu mengembangkan beberapa bisnis pendukung, salah satunya dengan mengembangkan koridor jalan tol yang kita sepakati hari ini. Kami juga bangga Jasa Marga bisa mengembangkan kemitraan dengan pihak swasta. Ini saya kira juga seperti yang diharapkan oleh Menteri BUMN," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga
Editor : Yustinus Andri DP
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top