Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembebasan Lahan Ibu Kota Baru Diklaim Hampir Tuntas

Pemerintah meminta proses konstruksi infrastruktur dasar dan gedung perkantoran pemerintah dapat rampung sesuai rencana, supaya perpindahan ibu kota negara dapat terlaksana pada kuartal I/2024.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  14:21 WIB
Konsep Ibu Kota Negara. - Antara
Konsep Ibu Kota Negara. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pembebasan lahan proyek ibu kota negara (IKN) hampir tuntas, sehingga pada kuartal pertama 2024 pemerintahan bisa segera berpindah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah meminta  proses konstruksi infrastruktur dasar dan gedung perkantoran pemerintah dapat rampung sesuai rencana. Hal itu diperlukan untuk mempermulus proses pemindahan ibukota pada 2024.

"Masalah pembebasan tanah, saya pikir tinggal minor saja, semua berjalan masih sesuai rencana. Nah, pemindahan Ibu Kota ini semua berjalan kita harapkan karena Bappenas sudah mengatur semua, kita harapkan nanti pada kuartal pertama 2024 pemerintahan sudah pindah di ibu kota baru," ujarnya di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Data delineasi IKN dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjukkan luas kawasan inti pusat pemerintahan mencapai 5.644 hektare dari total luas keseluruhan IKN 256.142,74 hektare. 

Disebutkan pula jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang akan bekerja di IKN mencapai 182.462 orang dari berbagai kementerian dan lembaga.

Selain kawasan inti pusat pemerintahan, kawasan IKN juga terbagi menjadi kawasan ibu kota negara seluas 56.180, 87 hektare, dan sisanya kawasan Perluasan Ibu Kota Negara.

Taman Hutan Raya Bukit (Tahura) Bukit Soeharto juga dimasukkan dalam kawasan IKN guna menjamin kelestarian kawasan penyangga yang merupakan implementasi konsep IKN sebagai Forest City.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan Ibu Kota Dipindah
Editor : Yustinus Andri DP
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top