Prospek Investasi Industri Kreatif Berlanjut

Yang menjadi tantangan ke depan adalah mendapatkan pendanaan dengan kolateral dari valuasi dari kekayaan intelektualnya
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 08 Februari 2020  |  14:09 WIB
Prospek Investasi Industri Kreatif Berlanjut
Salah satu contoh produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) - Bisnis.com/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA - Investasi sektor kreatif diyakini akan terus berlangsung di dalam beberapa tahun ke depan.

Deputi Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hari Santosa Sungkari mengatakan investasi tersebut akan mengalir ke beberapa sub-sektor, yakni aplikasi, gim, kuliner, serta film dan animasi.

Dia melanjutkan, dalam 2 tahun terakhir investor menggelontorkan dananya kepada pelaku industri sub-sektor film, beberapa di antaranya adalah film Keluarga Cemara, Kulari ke Pantai, dan Gundala, yang memperoleh pundi-pundi dari Ideosource.

Adapun, salah satu platform peer-to-peer lending, yakni Investree, adalah investor yang sebelumnya juga memberikan pinjaman ke usaha jasa di industri kreatif.

Namun demikian, pada umumnya pengusaha industri kreatif tidak mempunyai kendala ketika pelaku industri ingin memeroleh pembiayaan dari lembaga perbankan.

Pasalnya, ujar Hari, nilai aset dari industri kreatif adalah Hak Kekayaan Intelektual seperti hak cipta, merek dan desain industri.

"Yang menjadi tantangan ke depan adalah mendapatkan pendanaan dengan kolateral dari valuasi dari kekayaan intelektualnya," kata Hari kepada Bisnis.com, belum lama ini.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri kreatif

Editor : David Eka Issetiabudi
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top