Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-gara Virus Corona, Kinerja AP Kargo Bisa Merosot

Beberapa penerbangan dari daerah China yang dihentikan akan berpengaruh terhadap pengiriman kargo udara.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  18:14 WIB
Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura Kargo, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero), memproyeksikan penundaan penerbangan dari dan ke China akan mengurangi volume kargo hingga 50 persen.

Direktur Utama AP Kargo Denny Fikri menuturkan beberapa penerbangan dari daerah China yang dihentikan akan berpengaruh terhadap pengiriman kargo udara.

"[Pembatalan penerbangan] cukup banyak berpengaruh ke kargo. Saat ini kita sedang pantau dampaknya seberapa besar terhadap kargo, impact bisa 50 persen," ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (5/2/2020).

Dia bercerita pada 2019, kargo impor dari China bisa mencapai 200.000 ton, yang sebagian besar adalah barang-barang e-commerce. Sementara itu, untuk ekspor ke China menurutnya tidak banyak.

Adapun, volume kargo Angkasa Pura II di Bandara Soekarno-hatta, mengalami kenaikan pada Januari 2020 dibandingkan dengan Januari 2019. Volume kargo udara pada Januari 2020 mencapai 49.190 ton meningkat 43 persen dari 34.504 ton pada Januari 2019.

Denny menyebut adanya penundaan penerbangan dari dan ke China ini bukan tidak mungkin pengiriman kargo pada Februari 2020 akan mengalami penurunan.

Pihaknya menekankan fokus saat ini adalah mencegah terjadinya penyebaran virus melalui cargo sehingga akan terus mengikuti semua arahan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

"Kami akan mengetatkan safety, health, dan security terhadap pengecekan barang dan bekerja sama dengan semua regulator karantina, bea cukai, otoritas," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik virus corona
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top