Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PGN Perluas Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi

PGN memastikan fundamental perusahaan akan tetap solid ditengah kondisi bisnis yang sangat dinamis.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  14:21 WIB
Direktur Utama PGN Gigih Prakoso. (Bisnia/Hery Trianto)Direktur Utama PGN Gigih Prakoso. (Bisnia/Hery Trianto)
Direktur Utama PGN Gigih Prakoso. (Bisnia/Hery Trianto)Direktur Utama PGN Gigih Prakoso. (Bisnia/Hery Trianto)

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. memastikan fundamental perusahaan akan tetap solid ditengah kondisi bisnis yang sangat dinamis.

Untuk menopang kinerja perusahaan, perseroan akan terus memperluas pembangunan infrastruktur gas bumi. 

Pada tahun ini, PGN akan membangun berbagai infrastruktur, termasuk  jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang lebih dari 450 km di beberapa sentra ekonomi baru di Sumatera dan Jawa. 

Sementara itu, sebagai subholding gas, PGN juga sudah mengelola lini bisnis LNG dari Pertamina, sehingga kepastian pasokan gas ke pelanggan lebih terjamin. 

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menjelaskan, perseroan akan terus mengoptimalkan infrastruktur gas eksisting dan membangun infrastruktur baru untuk dapat melayani sebanyak mungkin pelanggan, baik rumah tangga, UMKM, korporasi, transportasi, kelistrikan dan BUMN lainnya.

"Strategi ini merupakan upaya PGN untuk memperkuat fundamental bisnis agar tumbuh berkelanjutan dalam jangka panjang. Terlebih lagi mayoritas cadangan migas di dalam negeri didominasi oleh gas bumi," jelas Gigih dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (5/2/2020). 

Saat ini PGN telah membangun dan mengelola lebih dari 10.000 kilometer jaringan pipa distribusi dan tranmisi gas nasional. Jumlah itu setara dengan 96 persen infrastruktur gas bumi di Indonesia.

Sampai dengan akhir 2019, PGN telah menyalurkan gas bumi melalui jaringan distribusi sebanyak 988 BBtud dan transmisi sebesar 2.045 MMscfd. 

Lebih lanjut Gigih menyampaikan bahwa dinamika harga gas yang kini berkembang menjadi salah satu tantangan bagi bisnis PGN.

“Sebagai bagian dari BUMN migas dan aset nasional, kami berkeyakinan bahwa pemerintah akan mengambil solusi terbaik untuk memastikan pembangunan infrastruktur gas bumi dapat terus meluas ke berbagai sumber pertumbuhan ekonomi di wilayah baru," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN gas energi
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top