Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Indonesia 'Pasang Kuda-Kuda' Hadapi Dampak Virus Corona

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pihaknya akan mengantisipasi dampak dari virus Corona terhadap perekonomian.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  19:39 WIB
Suasana bongkar muat kapal kontainer di Terminal Multiguna Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Kamis (27/12). PT Pelabuhan Indonesia I melepas kargo ekspor  perdana di terminal tersebut dengan kapal Wan Hai 505, membawa 180 TEUs kargo ekspor tujuan China. - Bisnis/Abdullah Azzam
Suasana bongkar muat kapal kontainer di Terminal Multiguna Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Kamis (27/12). PT Pelabuhan Indonesia I melepas kargo ekspor perdana di terminal tersebut dengan kapal Wan Hai 505, membawa 180 TEUs kargo ekspor tujuan China. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA–Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pihaknya akan mengantisipasi dampak dari virus Corona terhadap perekonomian.

Pasalnya, wabah virus Corona memiliki potensi untuk menekan kinerja perekonomian dan China dan hal ini pun bisa diikuti dengan penurunan kinerja ekspor Indonesia ke negara tersebut.

"Kalau negara-negara maju pertumbuhannya lebih rendah itu berarti permintaan barang-barang dari Indonesia pasti menurun, artinya nanti akan tercatat itu di ekspor kita turun," ujar Suahasil, Selasa (28/1/2020).

Hal ini pun juga mendorong penurunan ekspor dari negara-negara mitra China yang lain dan hal ini akan memiliki dampak pula terhadap kinerja ekspor Indonesia terhadap negara-negara yang dimaksud.

Beberapa negara dunia termasuk Indonesia saat ini sedang mengamati situasi di China terkait dampak wabah virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi China, termasuk di antaranya penyebaran dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi China terhadap volume perdagangan di level global.

"Pertumbuhan ekonomi China tahun lalu mencapai 6,1% itu bukan gara-gara virus Corona, tetapi dengan China yang sudah 6,1% lalu kemudian ada virus Corona apakah akan lebih rendah pertumbuhannya itu lihat ke depan," ujar Suahasil.

Untuk diketahui, China merupakan negara dengan kontribusi terbesar terhadap ekspor dan impor Indonesia pada tahun lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor nonmigas Indonesia menuju China sepanjang 2019 mencapai US$25,85 miliar atau 16,68% dari keseluruhan ekspor nonmigas sebesar US$154,99 miliar.

Dari sisi impor, impor nonmigas dari China tercatat paling dominan dengan porsi sebesar 29,95% atau sebesar US$44,58 miliar dari total impor nonmigas mencapai US$148,84 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor virus corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top