Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sriwijaya Air Group Buka Peluang IPO, Ini Alasannya!

Direktur Utama Sriwijaya Air Group Jefferson I. Jauwena mengungkapkan rencana penawaran saham perdana sebenarnya sudah pernah direncanakan perusahaan sejak 2017.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 20 Januari 2020  |  18:05 WIB
Penumpang tiba di Bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta, Jumat (4/5/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Penumpang tiba di Bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta, Jumat (4/5/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, TANGERANG -- Sriwijaya Air Group tetap membuka kemungkinan melantai di Bursa Efek Indonesia kendati masih konsentrasi melakukan normalisasi operasional dan peningkatan pangsa pasar untuk rute domestik.

Direktur Utama Sriwijaya Air Group Jefferson I. Jauwena mengungkapkan rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) sebenarnya sudah pernah direncanakan perusahaan sejak 2017. Namun, dia menjelaskan hal itu urung dilaksanakan dan masih ditunda karena kondisi perekonomian dunia yang sedang lesu.

"Ke depan, kami tidak menutup kemungkinan untuk IPO. Di sisi lain, kami juga terbuka untuk mencari partner lain," kata Jefferson, Senin (20/1/2020).

Direktur Keuangan Sriwijaya Air Group Andreas Gunawan menambahkan rencana IPO merupakan salah satu alternatif maskapai dalam mencari sumber pendanaan lain. Upaya lain adalah tetap membuka diri terhadap investor ataupun lender.

"Akan dilihat jumlahnya. Apakah cukup dengan cash flow, perlu investor, atau lender," kata Andreas.

Namun, lanjutnya, maskapai belum menyatakan keputusan terkait dengan penghimpunan dana dari pihak ketiga. Pada prinsipnya, tetap terbuka untuk mencari mitra.

Dia mengaku belum menentukan besaran belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2020. Anggaran yang ada sementara akan dipakai untuk menormalkan operasional pesawat dan meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo sriwijaya air
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top