Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Kurir Kiriman Targetkan Ekspansi ke Asia Hingga Eropa

Startup yang bergerak dalam bidang layanan jasa logistik melalui platform Kirimin.co.id menawarkan biaya murah kirim paket dari luar negeri mulai dari Rp12.500.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 Desember 2019  |  11:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Startup yang bergerak dalam bidang layanan jasa logistik melalui platform Kirimin.co.id menawarkan biaya murah kirim paket dari luar negeri mulai dari Rp12.500.

Target Pasar pengguna Kirimin.co.id lebih menyasar kepada Personal Shopper ataupun pengiriman pribadi, dengan model bisnis B2C dan C2C. 

"Ini satu-satunya platform yang menawarkan biaya yang sangat murah, cuma Rp.12.500,- sudah bisa mengirimkan barang dari China sampai Indonesia," ungkap Founder Kirimin.co.id sekaligus sebagai CEO PT Kirana Exim Internasional, Marco Halim, melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (10/12/2019).
Dengan harga tersebut, berat barang yang akan dikirim, paling rendah 100 gram tanpa batas maksimal. Namun untuk nominal harga barang di atas 1.500 dollar AS, mereka tidak merekomendasikannya.  Hal ini karena pungutan pajak yang dikenakan berbeda. 
Dia menjelaskan dalam jasa kirim perusahaan,  terdapat fungsi Consolidate dan Unconsolidate. Untuk pelaku bisnis Dropship bisa memanfaatkan fungsi ini karena pengiriman barang dari gudang yang berasal dari negara luar bisa langsung ke konsumen. 
Selain itu, adanya fungsi kalkulator pelaku bisnis bisa mengetahui biaya pengiriman terlebih dahulu sebelum membeli atau melakukan pengiriman. Karena didalam fungsi kalkulator terdapat perhitungan yang sangat transparan dimulai dari perhitungan berat dan dimensi yang sesuai fisik. 
Tak hanya itu, sistem transparansi perhitungan Pajak bea masuk barang serta sampai dengan asuransi dan pengiriman last mile. Kendati masih mempelajari regulasi disejumlah mancanegera, Marco menegaskan, kedepannya akan terus mengembangkan pangsa pasar ekspor.
"Seiring dengan program pemerintah Indonesia yang tengah menggalakkan program ekspor, kita juga akan meningkatkan layanan ekspor. Tapi sebelum kita mau kirimin barang ke luar, harus pelajarin regulasi di negara-negara tersebut dan itukan susah, makanya kita pelajari dulu yang impor," tambah Marco Halim.
Ditambahkan Marco, sudah ada 600 member bergabung dengan jumlah 1.300 transaksi atau order untuk pengiriman barang. Dia menjelaskan tahun 2020 perusahaan juga membuka pasar ekspor, yang ditargetkan mampu untuk mengakomodir kebutuhan logistik para pebisnis UMKM.
Selain itu, Kirimin.co.id juga menyasar para ekspatriat yang bekerja di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang sedang  membutuhkan jasa logistik untuk mengirimkan barang dari luar negeri ataupun sebaliknya. "Kalau kita bisa lakukan ekspor, berarti orang Indonesia bisa kirim ke luar negeri, dan orang asing yang ada di Indonesia juga bisa kirim ke luar negeri" ujarnya. 
Perusahaan juga telah menjalin kerjasama dengan sejumlah negara lain seperti Australia, Amerika, China, Hong Kong, Korea Selatan dan Thailand.  Tahun depan, perusahaan juga bakal ekspansi ke pasar lain seperti Jepang, Filipina, Taiwan, Singapura dan Malaysia. Dan merambah sampai negeri eropa seperti Inggris dan German

"Kita sebenarnya enggak ada batasan. Tapi kalau jumlahnya sangat banyak harus pakai regulasi bisnis, karena pajaknya akan lebih murah dan perhitungannya sudah B2B," pungkas Marco Halim.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa kurir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top