Permintaan Sertifikasi Pakan Naik, BPMSP Jalin Kemitraan dengan Trouw

Permintaan sertifikasi pakan ternak terus mengalami pertumbuhan seiring berkembangnya industri perunggasan di Indonesia. 
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  11:14 WIB
Permintaan Sertifikasi Pakan Naik, BPMSP Jalin Kemitraan dengan Trouw
Kepala BPMSP Irwandi dan Presiden Direktur PT Trouw Nutrition Indonesia dalam upacara penandatanganan kerja sama sertifikasi pakan ternak di Bekasi, Selasa (3/12/2019) - Dok. Trouw

Bisnis.com, JAKARTA — Permintaan sertifikasi pakan ternak terus mengalami pertumbuhan seiring berkembangnya industri perunggasan di Indonesia. 

Terkait hal itu, Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Irwandi mengatakan penjaminan kualitas bahan pakan dan pakan perlu menjadi perhatian utama.

"Sebagai institusi yang ditunjuk resmi oleh pemerintah yang berhak mengeluarkan sertifikasi mutu pakan, kami menerima permintaan sertifikasi pakan yang makin banyak jumlahnya setiap tahun," kata Irwandi dalam keterangan tertulis, Rabu (4/12/2019).

Irwandi mengemukakan pada 2018 lalu, terdapat sekitar 3.888 sampel pakan yang diterima untuk uji kelayakan dan sertifikasi dengan 27.464 parameter uji.

Jumlah sampel pada 2019 diperkirakan akan tumbuh dengan 3.998 sampel yang telah diterima sampai Oktober dengan parameter uji sebanyak 25.177. Pada 2020 mendatang, jumlah sampel diperkirakan bakal mencapai 4.000 dengan 30.000 parameter uji.

"Dengan bertumbuhnya bisnis pakan ternak di Indonesia, sangat penting bagi peternak dan feedmill serta pihak terkait lainnya untuk memiliki akses terhadap layanan berkualitas, hasil yang cepat, dan pendekatan andal," imbuhnya.

Oleh karena itu, BPMSP menjalin kemitraan dengan PT Trouw Nutrition Indonesia (Trouw), perusahaan penyedia solusi nutrisi hewan, dengan menggunakan jasa Masterlab Asia untuk melakukan pengujian bahan baku pakan dan produk pakan jadi di Indonesia.

Kemitraan ini didasari oleh pengalaman yang dimiliki oleh Masterlab Asia selama bertahun-tahun. Bagian dari Trouw ini tercatat telah memberikan analisis pakan dan bahan baku pakan yang akurat untuk pelanggannya di Indonesia serta negara-negara di Asia Pasifik. 

Masterlab Asia pun didukung sepenuhnya oleh Masterlab Pusat di Belanda yang merupakan salah satu fasilitas laboratorium nutrisi hewan, makanan, dan farmasi di Eropa.

Presiden Direktur Trouw Ivan Kupin yang hadir dalam penandatanganan kerja sama ini pada Selasa (3/12/2019) mengemukakan bahwa pihaknya mengapresiasi terpilihnya Masterlab Asia sebagai mitra BPMSP dalam melakukan analisis dan pakan serta bahan bakunya untuk sertifikasi.

"Melalui kemitraan ini, kami berharap bisa mendukung BPMSP untuk memonitor dan meningkatkan kualitas pakan di Indonesia,” ujar Ivan.

Irwandi menambahkan bahwa Masterlab Asia milik Trouw telah memenuhi persyaratan kemampuan standar teknis yang ditetapkan. Masterlab Asia pun disebutnya telah terakreditasi ISO 17025:2017 sehingga sistem manajemen mutu laboratoriumnya sudah sesuai dengan standar internasional.

Kerja sama ini bakal berlangsung selama 1 tahun yang dimulai pada 1 Januari 2020 sampai 31 Desember 2020 dengan cangkupan pengujian Calcium, Fosfor, Urea dan Aflatoxin pada pakan dan bahan pakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pakan ternak, peternakan

Editor : Lucky Leonard
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top