Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KLHK Serius Kembangkan Cuka Kayu Tekan Karhutla

Kepala Manggala Agni Daops Pontianak Sahat Irawan Manik mengatakan pengembangan produk cuka kayu diharapkan dapat mengurangi potensi pembakaran lahan.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  06:47 WIB
KLHK Serius Kembangkan Cuka Kayu Tekan Karhutla
Ilustrasi. Tim gabungan sedang memadamkan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Manggala Agni Daerah Operasi Pontianak berkomitmen mengembangkan cuka kayu atau asap cair untuk pembukaan lahan tanpa bakar.

Kepala Manggala Agni Daops Pontianak Sahat Irawan Manik mengatakan pengembangan produk cuka kayu diharapkan dapat mengurangi potensi pembakaran lahan. 

"Inovasi ini memanfaatkan sisa-sisa limbah dari aktivitas pembukaan lahan dan hanya menggunakan teknologi sederhana, tetapi menghasilkan produk yang multiguna," kata Sahat dari siaran pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dikutip Bisnis, Senin (2/12/2019).

Selain Manggala Agni Daops Pontianak, praktek dan demplot pembuatan cuka kayu untuk mendukung pembukaan lahan tanpa bakar juga dikembangkan oleh Manggala Agni di daops lainnya, terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatera. 

Menurutnya, cuka kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, sebagai pestisida, pengental karet, obat luka hingga sebagai bahan pengawet makanan.

Plt. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B. Panjaitan mengungkapkan bahwa ke depan upaya-upaya alternatif ekonomi masyarakat desa terus akan didorong dalam rangka pencegahan karhutla.

“Pembuatan cuka kayu ini merupakan salah satu alternatif usaha masyarakat desa dalam praktek pembukaan lahan di tingkat tapak yang bermanfaat dan sekaligus dapat menekan potensi terjadinya karhutla," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran hutan
Editor : M. Taufikul Basari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top