Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masatsugu Asakawa Resmi Jadi Presiden ADB

Masatsugu Asakawa, penasihat Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Jepang, resmi terpilih menjadi Presiden Asian Development Bank (ADB).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  13:16 WIB
- Masatsugu Asakawa, penasihat Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Jepang, resmi terpilih menjadi Presiden Asian Development Bank (ADB).  - Reuters
- Masatsugu Asakawa, penasihat Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Jepang, resmi terpilih menjadi Presiden Asian Development Bank (ADB). - Reuters

Bisnis.com, MANILA - Masatsugu Asakawa, penasihat Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Jepang, resmi terpilih menjadi Presiden Asian Development Bank (ADB).

Pemilihan ini dilakukan oleh Dewan Gubernur ADB. Asakawa akan memulai jabatannya sebagai Presiden ke-10 ADB pada 17 Januari 2020. Dia akan mengantikan Takehiko Nakao yang seharusnya selesai pada 23 November 2021. Sayangnya, ADB tidak mengungkapkan alasan mundurnya Nakao.

"Pengalaman Bapak Asakawa banyak dan beragam di keuangan global dan pembangunan akan membantu ADV dalam mengejar visinya mewujudkan kawasan Asia Pasifik yang sejahtera, inklusif, kuat dan berkelanjutan," kata Deputi Perdana Menteri dan Menteri Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan Hong Nam-ki, Senin (2/12/2019).

Nam-ki yang juga menjabat sebagai dewan anggota gubernur ADB menuturkan dewan tidak sabar bekerja dengan Asakawa.

Dalam perjalanan karirnya yang mendekati empat dekade, Asakawa telah mengisi berbagai pos penting antara lain posisi senior di Kementerian Keuangan Jepang, Wakil Menteri Keuangan Jepang bidang Internasional, dan memiliki pengalaman lainnya di bidang kebijakan pembangunan, pasar forex, dan kebijakan pajak internasional.
 
Dia menjabat sebagai Deputi Keuangan dalam G20 Osaka Summit 2019 dan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank SentralnG20ndi Fukuoka, Japan.
 
Dalam krisis global, dia ambil bagian Pertemuan Tahunan Pemimpin G20 sebagai Asisten Eksekutif Perdana Menteri Taro Aso.

Asakawa juga memiliki hubungan baik dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Dia juga mengajar sebagai dosen tamu di Universitas Tokyo dari 2012-2015 dan Universitas Saitama sejak 2007-2009.


Asakawa menyelesaikan kuliah S1 di Universitas Tokyo pada 1981 dan S2 di Universitas Princeton, AS, pada 1985.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang ADB
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top