Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KLHK Optimistis Target Perhutanan Sosial Tercapai

Target 4,38 juta hektare (ha) perhutanan sosial pada 2019 diyakini tercapai. Pasalnya, hingga awal Oktober, realisasinya telah mencapai 3,43 juta ha. 
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 26 November 2019  |  16:39 WIB
Foto udara hutan Cikole di dekat Bandung, Indonesia, Selasa (6/11/2018). - Antara/Raisan Al Farisi
Foto udara hutan Cikole di dekat Bandung, Indonesia, Selasa (6/11/2018). - Antara/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA - Target 4,38 juta hektare (ha) perhutanan sosial pada 2019 diyakini tercapai. Pasalnya, hingga awal Oktober, realisasinya telah mencapai 3,43 juta ha. 

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Supriyanto mengatakan target tersebut biasa tercapai dengan dibukanya akses perhutanan sosial di lahan gambut seluas 257.000 ha.  Luasan tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

Selain itu, program perhutanan sosial yang sudah berjalan ditaksir mendapat tambahan 200.000 ha hingga akhir tahun. Perhutanan sosial di hutan adat pun yang semula terealisasi 578.000 ha, bertambah menjadi 903.000 ha. 

"Sekitar 4,3 juta (ha) tercapai akhir tahun sesuai janji Bu Menteri [Siti Nurbaya] kepada presiden," ujar Bambang, Selasa (26/11/2019).

Untuk merealisasikan target itu, tim penggerak percepatan perhutanan sosial berkoordinasi dengan tim kelompok kerja di seluruh provinsi untuk menjemput bola dengan menyambangi desa yang ada hutan, tapi belum berizin. 

"Termasuk yang open access [kawasan hutan tapi tidak berhutan]," imbuhnya.

Menyitir data KLHK, hingga saat ini program perhutanan sosial telah memberi akses kelola kepada 777.789 kepala keluarga dengan jumlah izin/hak kelola sebanyak 6.112 KK atau total seluas 3,436 juta ha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hutan klhk
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top