Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JELAJAH INFRASTRUKTUR 2019: Peluang Baru Jalur Pekanbaru-Dumai

Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo direncanakan meresmikan ruas tol Pekanbaru-Dumai. Dengan demikian, Riau sebagai provinsi paling kaya di Sumatra akan memiliki jalan bebas hambatan yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan kota pelabuhan Dumai.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 22 November 2019  |  10:04 WIB
/Bisnis/Himawan L. Nugraha
/Bisnis/Himawan L. Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Pekan lalu, jalan tol terpanjang di Indonesia baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo. Jalan tol yang membentang dari Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sejauh 189 kilometer itu makin memperpanjang jalan bebas hambatan di Pulau Andalas yang kini telah mencapai 500 kilometer.

Akses jalan tol di Sumatra tersebut dipastikan bakal bertambah panjang lagi seiring dengan penyelesaian jalan tol Pekanbaru-Dumai.
Jalan tol sepanjang 131 kilometer itu secara keseluruhan akan rampung pada awal 2020 dan sebagian seksi pada akhir 2019.

Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo direncanakan meresmikan ruas tol Pekanbaru-Dumai. Dengan demikian, Riau sebagai provinsi paling kaya di Sumatra akan memiliki jalan bebas hambatan yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan kota pelabuhan Dumai.

Tim Jelajah Infrastruktur Bisnis Indonesia akan menyambangi proyek tol yang menelan investasi Rp16,21 triliun ini mulai pagi ini, Jumat (22/11) hingga Selasa (26/11).

Lawatan ini merupakan fase ketiga dari Program Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019 yang telah dimulai akhir April 2019 (fase pertama) dan September 2019 (fase kedua).

Sama hal dengan bagian pertama dan kedua, penjelajahan kali ini juga akan memotret dari dekat progres proyek infrastruktur dan dampaknya terhadap perekonomian di wilayah sekitar.

Tim Jelajah akan melihat kondisi di lapangan secara langsung, sembari menggali potensi ekonomi yang bakal tercipta dari kehadiran jalan tol tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir, produk domestik ekonomi regional (PDRB) Riau pada 2018 mencapai Rp755,27 triliun atau yang paling besar dibandingkan dengan sebelas provinsi lain di Sumatra. Namun, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Riau tak pernah mencapai 4% atau selalu tumbuh di bawah rata-rata nasional.

Penurunan kinerja sektor perminyakan dan perkebunan menjadi dua penyebab perekonomian bergerak lambat. Untuk itu, terobosan berupa pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi jalan keluar yang ditempuh.

Tidak lupa pula, Tim Jelajah akan menggali cerita-cerita dari masyarakat dan pelaku usaha yang akan merasakan dampak langsung dari tersambungnya akses antara Pekanbaru dan Dumai. Lawatan kali ini juga bakal memotret pembangunan terowongan khusus untuk pelintasan gajah Sumatra.

Bila telah rampung, jalan tol memangkas waktu dari Pekanbaru menuju Dumai dan sebaliknya dari 5 jam menjadi 2 jam. Waktu tempuh yang makin singkat bakal memberikan benefit bagi pelaku usaha. Terlebih, tahun depan juga bakal dibuka rute feri Dumai-Melaka. Alhasil, peluang dan kesempatan yang terbuka sudah di ambang mata.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Sumber : jelajah sumatra

Editor : Maria Yuliana Benyamin
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top