Terima Jajaran Shopee, Wapres Ma'ruf Amin Ingin Platform Online Gairahkan UMKM

Platform online yang ada di Indonesia diingatkan agar tidak menggerus keberadaan usaha mikro kecil dan menengah.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 21 November 2019  |  08:25 WIB
Terima Jajaran Shopee, Wapres Ma'ruf Amin Ingin Platform Online Gairahkan UMKM
Pengunjung melihat produk kerajinan dari bahan koran bekas saat Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Juara di lapangan Kampus IPB, Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Platform online yang ada di Indonesia diingatkan agar tidak menggerus keberadaan usaha mikro kecil dan menengah.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin ketika menerima jajaran PT Shopee International Indonesia di Kantor Wapres Jl. Merdeka Utara Jakarta.

Menurutnya, Indonesia harus mampu berinovasi agar toko konvensional tidak tergerus dengan teknologi.

“Kita ingin pengusaha-pengusaha kecil kita itu tidak jadi pengusaha stunting. Itu kan enggak gede-gede, makanya perlu dorongan. Kita harapkan juga mengharmonisasi dengan toko-toko yang offline. Sekarang ini dengan adanya online ini kan mati.Bagaimana ini supaya tidak mati? Dilakukan harmonisasi, barang toko itu masuk ke online. Tentu dengan harga yang disesuaikan. Harmonisasi ini yang sedang kita cari,” ungkap Ma'ruf dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11/2019).

Kabinet Indonesia Maju akan menempatkan pengembangan UMKM menjadi program utama transformasi ekonomi. Upaya yang dilakulan dengan merangkul berbagai pihak lintas sektoral.

“Kita sedang melakukan upaya pengembangan UMKM itu melalui lintas sektoral karena itu koordinasinya ada di Wakil Presiden. Jadi lintas itu kita gerakkan menjadi satu gerakan mengembangkan UMKM,” katanya.

Wapres menekankan fokus pengembangan meliputi akses modal hingga peningkatan kualitas.

Selain itu juga dibutuhkan akses kemitraan dan peluang akses pasar.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, umkm, shopee, Ma'ruf Amin, wapres ma'ruf amin

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top