Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Filipina di Laut Sulawesi

Kapal pengawas perikanan (KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menangkap satu kapal perikanan asing (KIA) asal Filipina yang melakukan kegiatan illegal fishing di perairan Indonesia, Sabtu (16/11/2019). 
Serafina Ophelia
Serafina Ophelia - Bisnis.com 18 November 2019  |  13:59 WIB
Nelayan asing pelaku pencurian ikan (illegal fishing) di Belawan, Sumatra Utara, Kamis (21/5). - Antara/Irsan Mulyadi
Nelayan asing pelaku pencurian ikan (illegal fishing) di Belawan, Sumatra Utara, Kamis (21/5). - Antara/Irsan Mulyadi

Bisnis.com, JAKARTA – Kapal pengawas perikanan (KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menangkap satu kapal perikanan asing (KIA) asal Filipina yang melakukan kegiatan illegal fishing di perairan Indonesia, Sabtu (16/11/2019). 

Upaya ini menambah jumlah KIA pelaku illegal fishing yang berhasil ditangkap KKP sejak Januari hingga 18 November 2019. 

“Pelanggaran yang dilakukan, yaitu menangkap ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) tanpa dilengkapi dokumen perizinan,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman dalam keterangan resmi, Senin (18/11/2019). 

Ia mengatakan kapal ditangkap di WPP-NRI 716 Laut Sulawesi oleh KP Hiu 015 yang dinahkodai oleh Aldi Firmansyah. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.11 WITA. Kapal yang ditangkap bernama FBca. FJ-RR Four Brother dengan alat tangkap tuna-handline. 

“Saat ditangkap, terdapat sekitar 200 kilogram ikan tuna di atas kapal,” tambah Agus.

Selain itu, dua unit perahu kecil (ketinting) yang merupakan bagian dari kapal tersebut juga turut diamankan. 

Setelah itu, kapal dan seluruh awak kapal dibawah ke Stasiun PSDKP Tahuna Sulawesi Utara untuk diselidiki oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) perikanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp illegal fishing
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top