Ironis, 16.000 KK di Aceh Tak Mampu Bayar Biaya Penyambungan Listrik

Ketidakmapuan ekonomi masyarakat setempat menjadikan mereka tidak mampu melakukan penyambungan listrik PLN.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 12 November 2019  |  12:59 WIB
Ironis, 16.000 KK di Aceh Tak Mampu Bayar Biaya Penyambungan Listrik
Masjid Raya Baiturrahman yang merupakan salah satu ikon atau "landmark" Provinsi Aceh di Banda Aceh, Senin (8/4/2019). Masjid raya Baiturrahman yang berada di tengah kota Banda Aceh merupakan peninggalan kerajaan Aceh pada abad 15 M yang saat ini telah memiliki tujuh kubah dan menjadi pusat wisata religi. - ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat saat ini ada sekitar 16.000 kepala keluarga di Aceh yang tidak mampu menyambung listrik. 

General Manager PT PLN UIW Aceh Jefri Rosiadi mengatakan sebenarnya jaringan listrik di Aceh sudah tersedia. Ketidakmapuan ekonomi masyarakat setempat menjadikan mereka tidak mampu melakukan penyambungan.

Menurutnya, PLN mendorong program One Man One Hope sebagai bantuan pemasangan listrik gratis. Program tersebut akan terus belanjut di Aceh.  

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk Nek Fatimah dan keuarga lain yang selama ini menumpang lampu dari rumah tetangga, agar mereka bisa menikmati listrik nyaman sendiri dari PLN," katanya seperti dikutip dalam siaran pers, Selasa (12/11/2019).

Untuk pemasangan listrik tersebut, imbuhnya, membutuhkan dana sebesar Rp750.000 per keluarga. Hingga saat ini sudah 23 rumah keluarga kurang mampu di Aceh yang telah terpasang listrik secara gratis melalui program OMOH PLN Aceh.

"Kami mengajak kepada seluruh karyawan PLN untuk ikut berpartisipasi aktif dengan memberikan sumbangan guna meringankan beban keluarga yang saat ini belum bisa menikmati listrik," katanya.

Fatimah, warga Gampong Lambaro Kueh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah mendapatkan bantuan sambung listrik gratis dari PLN. 

Selama ini, Fatimah tinggal sendiri dirumahnya tanpa ada penerangan. Dirinya mengaku tidak mampu untuk menyambung listrik. “Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Saya doakan semua yang datang ke rumah saya ini diberikan umur panjang dan kemudahan rejeki oleh Allah dan dapat melaksanakan ibadah Haji,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, aceh

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top