Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina EP Bor Sumur TLJ-23INF untuk Mengejar Target Produksi

PT Pertamina EP (PEP) melakukan kegiatan pengeboran untuk mencari sumber minyak dan gas demi mendukung pencapaian target produksi yang sudah ditetapkan.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 01 November 2019  |  18:26 WIB
Pompa angguk milik Unit Bisnis Pertamina EP Sangasanga Tarakan di sumur minyak Juata, Tarakan, Kalimantan Timur. - JIBI
Pompa angguk milik Unit Bisnis Pertamina EP Sangasanga Tarakan di sumur minyak Juata, Tarakan, Kalimantan Timur. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina EP (PEP) melakukan kegiatan pengeboran untuk mencari sumber minyak dan gas demi mendukung pencapaian target produksi yang sudah ditetapkan.

PEP melaksanakan pemboran sumur TLJ-32INF yang berlokasi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. Pemboran sumur TLJ-32INF ditargetkan mencapai kedalaman 2.245 meter dan target produksi 200 barel per hari (bph). PEP menargetkan pemboran selesai dalam waktu 47 hari.

Prabumulih Field Manager Ndirga Andri Sisworo mengatakan aktivitas pengeboran TLJ-32INF dapat memberikan peningkatan produksi minyak dan gas Prabumulih Field yang saat ini berada di angka 8.868 barel minyak per hari (bopd) serta 154.8 MMscfd untuk gas. 

Untuk produksi lapangan Prabumulih pada periode yang sama 2018, lapangan ini menghasilkan produksi minyak sebesar 8584 bopd dan untuk gas sebesar 152.5 MMscfd. 

”Pengeboran dilakukan perusahaan untuk meningkatkan produksi minyak dan gas guna memenuhi kebutuhan energi nasional,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/11/2019). 

Selain berupaya melakukan pengeboran, Ndirga juga berharap adanya dukungan pemangku kepentingan setempat. Menurutnya, dukungan masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mencapai target produksi migas sehingga proses pengeboran berjalan lancar dan produksi migas bisa bertambah. 

“Selain itu, kami juga minta doa restu dalam pengeboran baru ini,” tutur Ndirga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas pertamina ep
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top