Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Scoot Pindah ke Terminal 1 Bandara Changi Singapura, Ini Alasannya

Lee Leek Hsin, Chief Executive Officer Scoot, menyatakan secara keseluruhan, sebanyak 9.877 penumpang dengan 4.726 bagasi dan 56 penerbangan dari Singapura diproses saat pemindahan operasional di Bandara Changi.
Hendra Wibawa
Hendra Wibawa - Bisnis.com 24 Oktober 2019  |  13:30 WIB
Pesawat Singapore Airlines terbang melewati pesawat Scoot di Singapore Airshow, Changi Exhibition Center, Singapura pada Februari 2016. - Reuters/Edgar Su
Pesawat Singapore Airlines terbang melewati pesawat Scoot di Singapore Airshow, Changi Exhibition Center, Singapura pada Februari 2016. - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA – Maskapai penerbangan Scoot sukses menyelesaikan pemindahan operasionalnya dari Terminal 2 ke Terminal 1 Bandara Changi Singapura pada 22 Oktober 2019.

Lee Leek Hsin, Chief Executive Officer Scoot, menyatakan secara keseluruhan, sebanyak 9.877 penumpang dengan 4.726 bagasi dan 56 penerbangan dari Singapura diproses saat pemindahan operasional di Bandara Changi itu.

Menurutnya, langkah relokasi operasi itu akan memfasilitasi target pertumbuhan double digit Scoot 3 tahun mendatang dan memberikan pengalaman yang lebih baik dan lebih efisien kepada penumpang. Scoot di Terminal 1 memiliki lebih banyak counter check-in self service dan fasilitas check-in bagasi yang tersedia.

Dia menjelaskan pemindahan terminal itu menjadi tonggak sejarah yang sangat penting bagi Scoot karena dalam waktu 8 tahun sejak berdiri pada 1 November 2011 telah menerbagkan lebih dari 65 juta penumpang. Selain itu, Scoot mengembangkan jaringan hingga hampir 70 kota di seluruh dunia, dan menambah armada menjadi 20 Boeing 787 dan 28 Airbus A320.

Saat ini, Scoot telah menjadi maskapai low-cost terbesar di Singapura dengan menguasai sekitar 45 persen pasar maskapai low-cost di negeri Singa itu.

"Terminal 2 Bandara Changi Singapura adalah tempat kami melakukan penerbangan perdana ke Sydney pada Juni 2012, dan merupakan rumah yang indah bagi kami, namun pemindahan ke Terminal 1 akan memberi lebih banyak ruang untuk rencana ekspansi kami di masa depan,” katanya dalam siaran pers, Kamis (24/10/2019).

Dia menjelaskan pemindahan terminal itu telah disiapkan sejak lama dengan beberapa uji coba operasional dan sistem, termasuk dua penerbangan percobaan, sejak Agustus 2019 untuk memastikan pemindahan berjalan lancar.

Sejak Juli 2019, Scoot telah mengirim pemberitahuan kepada penumpang melalui situs, media sosial, email, dan aplikasi. Di bandara, papan informasi ditaruh di lantai Kedatangan dan Keberangkatan Terminal 1 maupun Terminal 2.

Pengumuman dalam penerbangan Scoot menuju Singapura telah diperbarui sejak 1 Oktober 2019 untuk memberi informasi kepada penumpang mengenai pemindahan. "Staf tambahan juga ditempatkan di Terminal 1 dan Terminal 2 pada hari pemindahan, untuk memastikan penumpang akan segera mendapat bantuan bila perlu," tegas Lee.

Penumpang Chien Yuting, 26, yang terbang dengan salah satu penerbangan Scoot dari Terminal 1 mengatakan pertama kalinya menggunakan fasilitas kios check-in yang sangat mudah di Terminal 1.

Dia menjelaskan petugas ground handling juga sangat membantu ketika saya butuh bantuan menggunakan mesin check-in bagasi otomatis, sehingga berhasil check-in dengan lancar dan cepat. 

Penerbangan terakhir Scoot menuju Terminal 2 adalah TR431 dari Kuching ke Singapura pada 21 Oktober 2019, yang tiba pada pukul 12.40 waktu setempat pada 22 Oktober 2019 dengan membawa 115 penumpang. Untuk penerbangan pertama Scoot dari Terminal 1 adalah TR100 dari Singapura ke Guangzhou, yang berangkat pada jam 5.13 waktu setempat dengan membawa 315 penumpang.

Scoot adalah maskapai penerbangan bertarif rendah milik Singapore Airlines Group yang mulai mengangkasa pada Juni 2012 dan melakukan merger dengan Tigerair Singapore pada Juli 2017.

Jaringan Scoot saat ini mencakup 67 destinasi di 17 negara dan teritori, dengan sembilan destinasi di India, Indonesia, dan Malaysia akan bergabung dengan jaringan pada semester dua 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai lcc singapore airlines
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top