Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tunjang Pasokan Gas Bumi, PGN (PGAS) Genjot Pembangunan Infrastruktur

Pemenuhan kebutuhan gas menjadi salah satu kunci menekan subsidi energi. Untuk mempersiapkan hal tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) tengah menggenjot sejumlah pembangunan infrastruktur gas bumi.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  16:47 WIB
Petugas memeriksa saluran pipa milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam
Petugas memeriksa saluran pipa milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, SURABAYA — Pemenuhan kebutuhan gas menjadi salah satu kunci menekan subsidi energi. Untuk mempersiapkan hal tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) tengah menggenjot sejumlah pembangunan infrastruktur gas bumi.

Rachmat Hutama, Sekretaris Perusahaan PGN, mengatakan karakteristik cadangan-cadangan baru yang lebih cocok ditransportasikan dengan basis gas alam cair (LNG).

"Tampaknya pasar domestik membutuhkan kebijakan DMO [wajib pasok dalam negeri] LNG agar konsumen domestik dapat diproteksi guna meningkatkan daya saing dengan pasar ekspor,” ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Hingga kuartal II/2019, PGN telah mendistribusikan gas bumi ke 352.433 pelanggan dan pasokan untuk pembangkit listrik sebesar 932 juta kaki kubik per hari (MMscfd).

Ke depan, dengan hadirnya koneksi infrastruktur gas bumi Trans Jawa—Sumatra keandalan pasokan gas bumi bakal kian meningkat seiring dengan makin luasnya pasar..

Terkoneksinya jaringan infrastruktur gas Trans Jawa—Sumatra praktis tinggal menyisakan proyek Cirebon—Semarang dan Medan—Dumai. Sesuai rencana kerja PGN hingga 2024, perusahaan akan membangun sejumlah infrastruktur baru, di antaranya jaringan pipa transmisi dan distribusi masing-masing sepanjang 528 km dan 500 km. 

Selain itu, ada tujuh LNG filling station untuk truk/kapal, lima FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga (jargas), dan 17 fasilitas LNG untuk menyuplai kebutuhan kelistrikan dan menjangkau wilayah geografis dengan karakteristik kepulauan di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan pembangunan infrastruktur gas bumi ibaratnya sebuah perlombaan maraton yang memiliki durasi jangka panjang, sehingga membutuhkan daya tahan yang kuat.

"Kami berupaya melakukan berbagai inisiatif agar gas bumi dapat dinikmati oleh lebih banyak pelaku usaha dan masyarakat. Sektor Petrokimia sebagai salah satu usaha strategis, termasuk salah satu prioritas pelayanan PGN," tuturnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas PGN
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top