Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TEI 2019: Mendag Enggartiasto Promosikan Kemudahan Dagang & Investasi di Indonesia

Kementerian Perdagangan menggelar Trade and Investment Forum (TI Forum) yang mengusung tema Trade and Invest in Indonesia Now di sela-sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten, Rabu (16/10).
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  17:59 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela-sela pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten, Rabu (16/10/2019). - dok. Kemendag
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela-sela pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten, Rabu (16/10/2019). - dok. Kemendag

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan menggelar Trade and Investment Forum (TI Forum) yang mengusung tema Trade and Invest in Indonesia Now di sela-sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten, Rabu (16/10).

Forum tersebut menghadirkan panelis dari Kementerian Keuangan dan Kemendag. Panelis Kemenkeu yaitu Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman; sedangkan panelis Kemendag yaitu Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.

Bertindak sebagai moderator yaitu Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Isu-isu Strategis Perdagangan Internasional, Lili Yan Ing. Para panelis meyakinkan peserta forum yang terdiri dari investor, eksportir, dan importir, bahwa kebijakan di bidang perdagangan dan investasi Indonesia semakin kondusif dan insentif.

“Agar para investor dan pengusaha mau melakukan ekspansi usaha di Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia, mereka harus yakin Indonesia adalah tempat usaha yang aman, kredibel, dan sangat menguntungkan. Kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil diharapkan mampu memberikan rasa optimisme para investor,” ujar Mendag.

Enggar melanjutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih dari lima tahun terakhir relatif stabil pada kisaran angka 5,2%, masih di atas rata-rata pertumbuhan dunia untuk negara berkembang. Pertumbuhan yang stabil ini didorong oleh permintaan domestik yang kuat dan angka inflasi yang rendah.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan turun 3,2% pada tahun ini dan relatif stagnan pada dua sampai tiga tahun ke depan. Beberapa kondisi perekonomian global yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia, seperti krisis ekonomi yang melanda Argentina dan Turki, krisis Brexit, dan pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada 2020.

Selain itu, ada juga perang dagang antara AS danChina yang seharusnya dilihat sebagai peluang bagi Indonesia. Mendag menjelaskan, pemerintah telah mengantisipasi penurunan ekonomi global dengan berbagai langkah antisipatif.

Selain perbaikan indeks kemudahan berusaha dan perbaikan peringkat investasi, saat ini, Indonesia juga aktif menawarkan insentif pajak kepada investor, yaitu pembebasan pajak dan pengurangan pajak. Terlepas dari usaha-usaha tersebut, peningkatan investasi dan ekspor Indonesia masih merupakan tantangan tersendiri.

Dalam TI Forum, para panelis memaparkan peluang investasi di Indonesia di hadapan lebih dari 500 peserta yang terdiri dari investor dalam dan luar negeri, delegasi misi dagang dari luar negeri, perwakilan negara sahabat di Jakarta dan perwakilan RI di luar negeri, asosiasi, serta pelaku usaha dan lembaga terkait.

Selain itu, dijelaskan mengenai usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan daya saing ekspor dan daya tarik investasi di Indonesia.

Hal ini terkait dengan harmonisasi peraturan pusat dan daerah dalam meningkatkan iklim investasi yang baik bagi proses dan perizinan investasi, serta penyesuaian terhadap penggunaan teknologi digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trade expo indonesia
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top