Luhut : Mobil Listrik Bakal Marak di Jakarta dalam 2 Tahun

Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan mengatakan kendaraan bermotor listrik dan stasiun pengisian baterai akan marak di Jakarta dalam dua tahun ke depan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  19:45 WIB
Luhut : Mobil Listrik Bakal Marak di Jakarta dalam 2 Tahun
Kendaraan listrik sedang mengisi tenaga. - IEA
Bisnis.com, JAKARTA -- Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan mengatakan kendaraan bermotor listrik dan stasiun pengisian baterai akan marak di Jakarta dalam dua tahun ke depan.
 
Hal itu dikemukakannya saat menjadi pembicara dalam Conference & Expo Indonesia Knowledge Forum VIII 2019 Moving Our Nation To The Next Level di Jakarta. 
 
“Dalam dua tahun ke depan, saya pikir di Jakarta akan segera diluncurkan karena memang lingkungannya banyak polusi. Yang kedua, kita baru sadar baterai litium yang jadi kuncinya ada di kita. Jadi, semua bahan dasarnya ada di Indonesia ini,” katanya, seperti dikutip dari siaran pers seusai acara, Kamis (10/10/2019).
 
Saat Luhut berkunjung ke Singapura, dia mendapatkan pengetahuan tentang mobil yang di dalamnya terdapat baterai litium, motor, yang dilengkapi dengan charging. 
 
“Tidak perlu lagi ada recharging station karena dia bisa recharge baterai dia sendiri. Saya sarankan untuk menggunakan palm oil juga. Ternyata bisa,” ujarnya.
 
Luhut menyebutkan semua regulasi kendaraan listrik sudah ada. 
 
Dalam kesempatan yang sama, Luhut bercerita tentang kedekatannya dengan salah satu juniornya, yakni Prabowo Subianto. 
 
“Kami sepakat bahwa NKRI itu satu dan tidak boleh itu diganti. Dia juga bilang, "Iya, Bang, kalau Pancasila itu tidak ada negosiasi',” kata Luhut.
 
Menurut dia, masalah perbedaan pendapat merupakan hal biasa. Luhut menegaskan tidak boleh ada perpecahan.
 
“Soal nasionalisme ini memang saya sangat sensitif. Saya tidak pernah lupa kepada prajurit-prajurit saya. Saya kehilangan delapan orang. Itu yang gugur itu mereka tidak pernah nanya untuk apa dan kenapa. Mereka hanya tau itu untuk NKRI,” ujarnya.
 
Salah satu peserta bertanya kepada Luhut tentang posisi mana yang menurutnya paling baik di antara prajurit profesional, duta besar, Kepala Staf Presiden, dan menteri. 

“Yang paling enak tentaralah. Menjadi tentara kan saya nikmati karena itu memang mimpi saya. Yang lain ini kan misteri hidup saya. Saya tidak tau besok saya akan menjabat apa,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Listrik, Luhut Pandjaitan

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top