Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penaikan Tarif Tol Jakarta-Tangerang Tinggal Menunggu Waktu

Sampai akhir tahun ini, akan ada beberapa ruas tol yang akan mengalami penaikan tarif.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  06:01 WIB
Kemacetan di ruas tol Tangerang -Jakarta km 02 - Mia Chitra Dinisari
Kemacetan di ruas tol Tangerang -Jakarta km 02 - Mia Chitra Dinisari

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol memastikan bahwa penaikan tarif jalan tol Jakarta—Tangerang tinggal menunggu momen yang tepat.

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan bahwa sampai akhir tahun ini akan ada beberapa ruas tol yang akan dilakukan penaikan tarif, satu di anataranya yang sudah pasti adalah ruas tol Jakarta—Tangerang.

"Yang sudah adalah Jakarta-Tangerang, maksudnya yang sudah ditandatangani Menteri PUPR, tapi Pak Menteri berpesan kenaikan tarif ini harus melihat situasi di masyarakat," ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Beroperasi mulai 1984, jalan tol Jakarta—Tangerang yang memiliki panjang 33 km ini juga menghubungkan jalan tol dalam Kota Jakarta dan JORR W1 yang menuju ke jalan tol Sedyatmo (tol Bandara).

Sejak dioperasikan, jalan tol Jakarta—Tangerang telah melewati beberapa tahapan pengembangan yang dilakukan untuk peningkatan layanan kepada para pengguna jalan.

Misalnya, pada 2017, dihapuskan titik transaksi pada gerbang tol (GT) Karang Tengah dengan tujuan untuk mempercepat waktu tempuh dan mengurangi titik transaksi, yang berdampak pada perubahan sistem pentarifan dari sebelumnya terbuka proporsional sesuai dengan jarak tempuh menjadi pola terbuka merata (tarif tunggal) dengan menggabungkan dua ruas tersebut. 

Menurut Danang, apabila dilihat dari perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), terdapat beberapa ruas yang memang sudah dimungkinan untuk dilakukan penaikan tarif.

"Namun, kita lihat juga bagaimana dinamika di masyarakat apakah waktunya juga sesuai untuk kenaikan tarif. Sampai akhir tahun ada 13 ruas yang akan dilakukan kenaikan tarif," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol tarif tol
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top