Potensi Sektor Energi Indonesia Tinggi, MHPS Pacu Penetrasi Pasar

Mitsubishi Hitachi Power Systems Ltd., perusahaan pemasok alat dan penyedia solusi pembangkit listrik, melalui anak usahanya PT MH Power Systems Indonesia, bakal terus memperluas penetrasinya di pasar energi Indonesia.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  16:38 WIB
Potensi Sektor Energi Indonesia Tinggi, MHPS Pacu Penetrasi Pasar
ilustrasi. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Mitsubishi Hitachi Power Systems Ltd., perusahaan pemasok alat dan penyedia solusi pembangkit listrik, melalui anak usahanya PT MH Power Systems Indonesia, bakal terus memperluas penetrasinya di pasar energi Indonesia.

Junichiro Masada, Senior Vice President Mitsubishi Hitachi Power Systems Ltd. (MHPS), mengatakan langkah itu dilakukan sejalan dengan meningkatnya potensi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau termal di Indonesia.

Dia menjelaskan saat ini produksi listrik di Indonesia masih dominan bersumber dari pembangkit berbahan baku batu bara, yakni sekitar 50%. Selain itu, katanya, sekitar 25% lainnya bersumber dari dari pembangkit listrik dengan bahan baku gas.

Di sisi lain, kata Masada, pemanfaatan sumber energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya dan tenaga angin sulit dikembangkan lantaran lokasi yang terbatas. Dengan begitu ada peningkatan kebutuhan untuk memanfaatkan tenaga panas bumi untuk memasok sumber energi listrik bagi masyarakat dan industri.

Menurutnya, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi itu juga mendukung pelestarian lingkungan.

"Ke depannya, MHPS akan senantiasa berupaya untuk meningkatkan kehadirannya di pasar energi Indonesia," ujarnya di sela-sela sesi media briefing, Selasa (8/10/2019), Selasa (8/10/2019).

MHPS, kata Masada, akan menawarkan solusi melalui teknologi pembangkit listrik ramah lingkungan yang mengkombinasikan sumber energi, termasuk panas bumi dengan tenaga surya dan tenaga bayu.

Pihaknya memiliki teknologi gas turbine combined-cycle (GTCC) dan integrated coal gasification combined-cycle (IGCC) yang memungkinkan pemanfaatan sumber daya alam gas dan sumber lainnya untuk pembangkit listrik.

Sarana tersebut diklaim mampu mendorong percepatan penurunan emisi karbon. "Melalui adopsi pembangkit listrik efisien tinggi yang lebih luas, MHPS akan mempromosikan masyarakat energi rendah-karbon sebagai caranya untuk berkontribusi bagi pelestarian lingkungan global," ujarnya.

Kazuki Ishikura, President Director PT MH Power Systems Indonesia, juga meyakini sektor energi Indonesia masih potensial ke depan. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, katanya, kebutuhan akan sumber energi yang ramah lingkungan terus meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembangkit listrik

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top