Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pimpin Sidang Kabinet Terakhir, Jokowi Klaim Keberhasilan 2014-2019

Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah keberhasilan pemerintah yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir atau periode 2014-2019.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  14:56 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) sebelum memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/3/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) sebelum memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/3/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah keberhasilan pemerintah yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir atau periode 2014-2019.

Dalam sidang kabinet terakhirnya, Jokowi mengungkapkan pemerintahannya telah melakukan reformasi di sejumlah bidang mulai dari infrastruktur, fiskal, perizinan, hingga perlindungan sosial.

"Saya melihat selama lima tahun ini kita telah menyusun sebuah pondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh lebih produktif lebih merata," katanya di Istana Negara, Kamis (3/10/2019).

Selain infrastruktur sudah dibangun dengan arah Indonesia sentris, Jokowi menjelaskan pemerintah diklaimnya telah melakukan reformasi di program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, terutama kepada masyarakat 40% terbawah.

Meski reformasi struktural telah dilakukan secara besar-besaran pada periode pertama kepemimpinannya, dia mengakui bahwa hal tersebut masih menyisakan sejumlah pekerjaan besar yang akan dilanjutkan pada periode kedua kepemimpinannya.

Dalam lima tahun ke depan, dia berjanji akan banyak prosedur dan aturan yang dipangkas demi meningkatkan daya saing Indonesia di mata rantai ekonomi dunia.

"Saya melihat banyak hal yang telah berjalan karena itu kehandalan proses eksekusi, efektivitas proses delivery harus menjadi penekanan dalam rancangan RPJMN tahun 2020-2024," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabinet Jokowi-JK sidang kabinet
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top