Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesawat Emirates Turbulensi, 11 Penumpang Dilaporkan Terluka

Pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 450 rute Dubai-Denpasar-Selandia Baru, mengalami turbulensi dan mengakibatkan 11 orang penumpang terluka.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  23:05 WIB
Dubai Emirates - Istimewa
Dubai Emirates - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 450 rute Dubai-Denpasar-Selandia Baru, mengalami turbulensi dan mengakibatkan 11 orang penumpang terluka.

"Saat berada di wilayah udara Singapura, pesawat mengalami Clear Air Turbulance dan mengakibatkan 11 orang penumpang terluka," ujar Communication and Legal Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim, di Denpasar, Selasa (1/10/2019).

Ia mengatakan bahwa dari 11 orang penumpang yang terluka tersebut, sebanyak lima orang mendapatkan perawatan lanjutan di KKP Ngurah Rai dan dua orang lainnya harus dirujuk ke Rumah Sakit BIMC, Kuta, Bali.

"Untuk jumlah total penumpangnya, pesawat Emirates tersebut mengangkut 326 orang penumpang," katanya.

Ia menjelaskan, pada saat mengalami turbulensi, pesawat bertipe B-773 itu sedang berada pada ketinggian 35.000 kaki.

Kemudian, pesawat itu berhasil mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai pada pukul 15.07 Wita dan kemudian langsung dilakukan pemeriksaan kondisi dan evakuasi terhadap penumpang yang terluka.

"Berdasarkan catatan kami, pesawat tersebut pada pukul 19.34 Wita lalu telah meninggalkan Bandara Ngurah Rai dan melanjutkan perjalanan ke Aucland, Selandia Baru," kata Arie Ahsanurrohim.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali emirates

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top